Selain mendapatkan fasilitas perjalanan umrah, Dara mengaku menerima uang saku dari pihak travel. Nominal yang diterimanya mencapai Rp10 juta dan telah diserahkan kepada penyidik sebagai bagian dari proses pemeriksaan.
Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi yang didalami oleh penyidik dalam mengusut kasus Hanania Group. Polisi terus mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan dari sejumlah pihak yang pernah memiliki hubungan kerja sama dengan perusahaan tersebut.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah ini menjadi perhatian publik karena melibatkan banyak jemaah. Para korban dilaporkan mengalami kerugian setelah gagal berangkat ke Tanah Suci meskipun telah menyetorkan dana perjalanan.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berjalan. Penyidik terus meminta keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus yang menjerat Hanania Group tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!