Jumat, 19 Juni 2026

Dara Arafah Buka Suara Usai Diperiksa Polisi, Ungkap Trauma hingga Fakta Uang Rp10 Juta dari Travel Umrah Bermasalah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:30 WIB
Potret ultah Dara Arafah dengan suaminya. (Instagram/@rehanmubarak)
Potret ultah Dara Arafah dengan suaminya. (Instagram/@rehanmubarak)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang menyeret Hanania Group terus berkembang. Sejumlah pihak yang pernah bekerja sama dengan travel tersebut mulai dimintai keterangan oleh penyidik untuk membantu proses penyelidikan.

Salah satu yang memenuhi panggilan penyidik adalah selebgram Dara Arafah. Kehadirannya di Polda Metro Jaya menarik perhatian publik karena namanya sempat dikaitkan dengan promosi perjalanan umrah yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Usai menjalani pemeriksaan, Dara mengungkapkan bahwa kasus tersebut meninggalkan dampak psikologis bagi dirinya. Ia mengaku kini lebih berhati-hati dalam menerima tawaran kerja sama setelah pengalaman yang dialaminya.

Baca Juga: Kasus Hanania Travel Makin Panas, Awkarin Mangkir dari Pemeriksaan Polisi, Sara Gibson hingga Dara Arafah Dijadwalkan Ulang

Dara menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Karena itu, pengalaman dalam kasus Hanania Group menjadi pelajaran penting dalam perjalanan kariernya sebagai figur publik.

"Jujur lumayan (trauma). Karena kan kita juga enggak bisa memprediksi masa depan ya," ujar Dara Arafah di Polda Metro Jaya, Jumat 12 Juni 2026.

Perempuan yang memiliki jutaan pengikut di media sosial itu mengaku akan memperketat proses seleksi terhadap pihak-pihak yang mengajaknya bekerja sama. Menurutnya, kehati-hatian menjadi langkah yang harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Ngeri! Unggahan Story Dara Arafah Bareng Keanu Angelo Mendadak Bikin Merinding Usai Terdengar Suara Tangisan Misterius, Warganet Teringat Lula Lahfah

Dara menilai kasus tersebut memberikan pelajaran besar dalam kehidupannya. Pengalaman itu membuatnya lebih cermat dalam menilai kredibilitas calon mitra kerja sebelum menjalin hubungan profesional.

Meski namanya ikut menjadi perhatian publik dalam perkara tersebut, Dara mengaku tidak ingin berfokus pada dampak yang dirasakan secara pribadi. Ia justru lebih memikirkan nasib para jemaah yang mengalami kerugian akibat kasus tersebut.

Dalam keterangannya, Dara menyampaikan keprihatinan terhadap para korban yang gagal berangkat menunaikan ibadah umrah. Menurutnya, kondisi para jemaah jauh lebih memerlukan perhatian dibandingkan dampak yang dirasakan dirinya.

"Jadi kalau dibilang kasihan ya lebih kasihan mereka lah. Jadi mohon banget doanya semoga kita bisa terus kawal kasus ini sampai para jemaah semuanya mendapatkan haknya kembali dan kepolisian juga mendapatkan titik terang," tuturnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Dara menjalani pemeriksaan terkait hubungan kerja samanya dengan Hanania Group. Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bentuk kerja sama yang pernah dilakukan dengan perusahaan travel tersebut.

Menurut Dara, keberangkatannya untuk menjalankan ibadah umrah bersama sejumlah rekan merupakan bagian dari kerja sama promosi. Kerja sama itu dilakukan dengan sistem barter konten yang umum dijalankan di dunia digital dan media sosial.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X