SketsaNusantara.id – Pegiat sosial, Ferry Irwandi, lagi-lagi menjadi sorotan karena pernyataan mengejutkan yang baru-baru ini viral di Threads.
Threads itu menyebutkan bahwa jika memungkinkan, jangan melanjutkan kuliah di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara).
Sebagaimana diketahui bahwa STAN yang sejak 2015 berubah nama menjadi PKN (Politeknik Keuangan Negara) STAN, merupakan pendidikan tinggi kedinasan yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).
Kampus ini merupakan salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi di Indonesia karena menawarkan biaya pendidikan gratis (dibiayai negara) dan peluang lulusannya untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Imbauan Ferry untuk tidak berkuliah di STAN ini diungkapkan melalui akun Threads @irwandiferry pada 10 Mei 2026 seperti pantauan tim SketsaNusantara.id.
Memiliki pengalaman berkarir di Kementerian Keuangan selama 10 tahun, membuat Ferry sudah cukup mengalami asam dan garam selama bekerja di sana.
“Sebagai alumni STAN yang punya pengalaman kerja 10 tahun di Kemenkeu, saya cuma bisa bilang: kalau keluargamu masih punya biaya untuk menguliahkan kamu di PTN, maka jangan masuk STAN,” tulis Ferry dikutip oleh tim redaksi.
Ferry melanjutkan bahwa STAN merupakan sekolah kedinasan yang menyiapkan lulusannya menjadi prajurit, bukan pemimpin.
“STAN itu beda dengan sekolah kedinasan lain yang lulusannya disiapkan untuk menjadi pemimpin instansinya, jadi perwira. Sedangkan STAN, kamu disekolahkan buat jadi prajurit,” sambungnya.
Baca Juga: Gaji Guru Honorer Dibandingkan Program MBG, Ferry Irwandi Soroti Realita Upah dan Aturan ASN
Bahkan Ferry membeberkan sebuah fakta ironis bahwa belum ada Menteri Keuangan yang berasal dari lulusan STAN.
“Fakta ironis: belum ada Menteri Keuangan lulusan STAN,” ujarnya.