showbiz

5 Fakta Tari Glipang, Kesenian Khas Probolinggo Jawa Timur, Simbol Perlawanan terhadap Penjajahan Belanda di Masa Lampau

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Tari Glipang, kesenian khas Probolinggo Jawa Timur berusia lebih dari 100 tahun (pspbsi.unikama.ac.id)

2. Asal-Usul Nama dari Bahasa Arab 

Nama Tari Glipang berasal dari bahasa Arab yakni Gholiban yang berarti kemenangan.

Dalam perkembangannya berubah penyebutan menjadi Glipang karena logat masyarakat setempat yang kesulitan menyebutkan nama aslinya.

Nama Gholiban digunakan dengan maksud menanamkan pemahaman kepada masyarakat Pendil untuk berani merebut kemenangan dari penjajahan kolonial Belanda.

3. Berawal dari Kegiatan Pencak Silat 

Tari Glipang tidak terlepas perkembangannya dari seorang tokoh bernama Sari Turno yang merupakan putra dari Sandari.

Pada awal penciptaan Tari Glipang, Sari Turno bekerja di Pabrik Gendingan Probolinggo milik Belanda dan merasa kesal dengan perilaku Belanda terhadap orang-orang Indonesia setempat.

Sari Turno membentuk kelompok pencak silat yang lambat laun dicurigai oleh Belanda sebagai sebuah upaya pemberontakan.

Untuk menyamarkan kegiatan pencak silat tersebut, Sari Turno menambahkan iringan musik sehingga aktivitas pencak silat terlihat seperti tarian.

4. Diwariskan secara Turun-Temurun 

Sejak awal diciptakan, Tari Glipang terjaga kelestariannya hingga kini karena diwariskan secara turun temurun.

Sandari yang merupakan penemu awal mewariskannya kepada Sari Turno dan diwariskan kembali kepada putrinya yang bernama Asiyah.

Asiyah bersama suaminya yang bernama Karto Djirdjo mengembangkan Tari Glipang dengan modifikasi berupa tambahan drama di dalamnya.

Hingga akhirnya diwariskan kembali kepada putra mereka yang bernama Soeparmo.

5. Simbol Keberanian Prajurit 

Halaman:

Tags

Terkini