Di tengah musibah itu, Diding sempat menangis terharu melihat besarnya kepedulian warga sekitar yang menjadi penguat di saat keluarganya sedang menghadapi cobaan. Sikap Diding yang selalu ceria membuat publik terenyuh dan tak berhenti menghibur meski dirinya menghadapi cobaan.
Diding Boneng Tetap Berkarya Meski Kondisi Kesehatan Menurun
Di balik senyum yang selalu menghibur penonton, Diding Boneng ternyata harus berjuang melawan penyakit asma yang dideritanya selama 3 tahun terakhir.
Dengan kondisi kesehatannya yang menurun karena asma sering kambuh, dokter meminta Diding mengurangi aktivitas berat karena kondisi fisiknya tidak lagi sekuat dulu.
Namun, semangat Diding untuk tetap berkarya tidak pernah padam. Pria berusia 75 tahun itu mengaku masih ingin kembali ke lokasi syuting, bukan hanya karena rindu berakting, tetapi juga untuk menambah penghasilan.
"Pengennya sih syuting lagi buat cari duit. Tapi sejak selesai film yang itu, saya belum berani syuting lagi karena kondisi fisik, apalagi asma sering kambuh," ungkapnya dalam wawancara tahun 2025 lalu.
Meski kondisinya memungkinkan kembali ke depan kamera, Diding memilih tetap aktif berkegiatan dengan mengajar akting di sanggar kesenian dan berbagi pengalaman kepada komunitas teater. Ia merasa dunia seni telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidupnya.
Kini, Diding Boneng telah berpulang, namun perjalanan hidupnya akan selalu dikenang. Mulai dari sosok yang menghibur jutaan penonton melalui film-film Warkop DKI hingga kebangkitannya dalam film horor "KKN di Desa Penari", semangatnya untuk terus berkarya meski diterpa musibah dan kondisi kesehatan yang terus menurun menjadi motivasi bagi banyak orang.
Warisan karya serta dedikasinya di dunia seni peran menjadi kenangan yang akan terus hidup di hati keluarga, sahabat, dan para pencinta film Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!