SketsaNusantara.id - Dunia hiburan tanah air kembali dirundung duka. Penyanyi Dedi Swandi, finalis Dangdut Academy (DA) yang akrab disapa Deswa, dikabarkan meninggal dunia pada hari Jumat, 24 Juli 2026.
Kabar duka ini disampaikan Rizky Ridho, melalui media sosial yang seketika mengejutkan publik, terutama bagi para penggemar musik dangdut.
Rekan sesama alumni D'Academy dari musim kedua itu mengucap belasungkawa yang menunjukkan dukacita mendalam atas berpulangnya Deswa menghadap sang pencipta.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun. Turut berduka cita sedalam-dalamnnya atas berpulangnya Dedi Swandi (Deswa). Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan beliau, menerima seluruh amal ibadah serta menempatkannya di Jannah (surga) terbaik yang Allah janjikan," tulis Rizky Ridho dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @da2_ridho.
Unggahan tersebut mencuri perhatian yang sekaligus kembali mengingatkan publik pada sosok Deswa yang dulu pernah bersinar di panggung Dangdut Academy musim pertama.
Dedy Swandi atau yang akrab dikenal dengan nama panggung Deswa adalah penyanyi dangdut asal Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Namanya dikenal luas berkat penampilannya di panggung D'Academy terutama ketika menyanyikan lagu melayu berjudul "Gadis Malaysia" yang dipopulerkan Yus Yunus.
Penampilannya tersebut berhasil memikat penonton dan mendapat pujian dari dewan juri. Ia bahkan lolos hingga menjadi finalis 9 besar Dangdut Academy musim pertama pada tahun 2014.
Deswa berhasil menembus babak 9 besar berkat karakter vokal serta penampilannya yang penuh penghayatan emosional.
Pria yang lahir dari keluarga nelayan itu pernah mengaku melaut dan mencari ikan secara diam-diam. Hal itu dilakukan karena sang ayah ingin anak-anaknya punya hidup dan masa depan lebih baik.
"Sekalipun bapak seorang nelayan, tapi beliau tak izinkan anak-anaknya untuk merasaksan kesulitan seperti yang dialami orang tuanya," kata Deswa di panggung D'Academy pada tayangan di Indosiar bulan Maret 2014 silam.
"Dari dermaga harus menempuh waktu 5 jam sampai tengah laut baru bisa lepas jala, anginnya kencang, ombak tinggi, begitulah perjuangan bapak setiap hari untuk menafkahi keluarga," tuturnya.
Artikel Terkait
Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno Berpulang, Pihak Keluarga Ungkap Penyebab Wafat Sang Jenderal
Mengharukan, Ayah Vidi Aldiano Sampaikan Pesan Menyentuh, Ungkap Doa yang Dikabulkan Usai Putranya Wafat: Ternyata Ini Makna Panjang Umur Sesungguhnya
Perjalanan Hidup Nyak Sandang, Penyumbang Pertama Pesawat RI Asal Aceh Wafat di Usia 100 Tahun, Sempat Dapat Penghargaan dari Presiden Prabowo
Keluarga Ungkap Momen Terakhir hingga Ceritakan Riwayat Penyakit Ibunda Fedi Nuril: Sempat Kesakitan hingga Minta Dipakaikan Ini Sebelum Wafat
Profil Ryamizard Ryacudu yang Wafat di Usia 76 Tahun, Sahabat Prabowo sejak Akmil hingga Pernah Hampir Jadi Panglima TNI
Perjalanan Hidup Temon Templar: dari Penyiar Radio hingga Jadi Komedian Terkenal bersama Abdel Achrian, Unggahan Terakhir Sebelum Wafat Bikin Nyesek