“Makasi kak Igun soalnya postingan kak Igun lewat di beranda Doktif dan sudah ditonton banyak orang kasian kalau banyak korban yang ga berani speak up tapi tiba-tiba masuk RS akibat mengkonsumsi lencir. Ini Inshaallah bisa jadi ladang pahala buat kak Igun juga ,” balas Dokter Detektif.
Percakapan keduanya kemudian menarik perhatian banyak pengguna TikTok. Sejumlah warganet turut memberikan komentar terkait penggunaan video promosi dalam konten edukasi yang diunggah ulang oleh pihak lain.
Selain merespons Doktif, Ivan Gunawan juga sempat menanggapi komentar dari pengguna media sosial lainnya. Ia menegaskan bahwa penggunaan wajah seseorang dalam sebuah konten sebaiknya dilakukan setelah memperoleh izin dari pemiliknya.
Pernyataan tersebut kembali memicu diskusi di kolom komentar. Sebagian pengguna media sosial membahas persoalan izin penggunaan konten, sementara yang lain menyoroti tujuan edukasi yang disampaikan dalam video tersebut.
Konten yang diunggah ulang oleh Doktif terus menjadi bahan pembicaraan di berbagai akun media sosial. Banyak warganet yang ikut menyampaikan pandangannya terkait perdebatan tersebut.
Hingga kini, interaksi antara Ivan Gunawan dan Dokter Detektif masih menjadi perhatian publik. Percakapan keduanya memperlihatkan beragam tanggapan mengenai penggunaan materi promosi dalam konten edukasi yang ditujukan kepada masyarakat luas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ivan Gunawan hingga Zaskia Adya Mecca, Sederet Artis Ini Open Donasi dan Ikut Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh-Sumatera Barat
Kejutan Ulang Tahun Lebih Awal untuk Ivan Gunawan dari King Abdi: Momen Hangat yang Ramai Pujian Netizen
Ivan Gunawan Bagikan Puluhan Paket Sarapan untuk Warga, Netizen Puji Konsistensinya dalam Sedekah Subuh
Ivan Gunawan Ungkap Alasannya Tak Terjun Langsung ke Korban Banjir Sumatera dan Aceh, Ikut Prihatin Imbas Buruk Bencananya
Rayakan Ulang Tahun ke-44, Ivan Gunawan: Syukurku Pada Tuhan...