Jumat, 12 Juni 2026

Minta Maaf, Denny Caknan dan Bella Bonita Berikan Klarifikasi Usai Unggahan di TikTok Ramai Dikritik karena Diduga Menyinggung Penyandang Disabilitas

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 12 Juni 2026 | 15:30 WIB
Potret Denny Caknan dan Bella Bonita yang menyampaikan permintaan maaf usai konten unggahan mereka dikritik karena menyinggung penyandang disabilitas (Instagram/bellabonita_r.a)
Potret Denny Caknan dan Bella Bonita yang menyampaikan permintaan maaf usai konten unggahan mereka dikritik karena menyinggung penyandang disabilitas (Instagram/bellabonita_r.a)

"Terima kasih untuk teman-teman semuanya yang sudah mengingatkan kami. Ke depannya kami akan lebih berhati-hati dalam bersosial media dan memilah konten yang benar," tulisnya.

"Dari lubuk hati kami sekali lagi memohon maaf. Matursuwun nggih, ngapunten sing katah. Denny & Bella," tutupnya.

Belakangan ini, tren konten yang menirukan gerakan atau kondisi fisik penyandang disabilitas sempat viral di berbagai platform media sosial dan menuai kritik dari publik.

Baca Juga: Rina Nose Klarifikasi Usai Dituding Ikut Parodikan Sarwendah di Tengah Polemik dengan Ruben Onsu, Rizky Billar Sampai Ikut Angkat Bicara

Banyak kreator konten maupun influencer dianggap menjadikan keterbatasan fisik seseorang sebagai bahan hiburan demi meraih perhatian dan jumlah penonton yang lebih besar.

Konten meniru kondisi fisik penyandang disabilitas termasuk dalam ableisme, atau tindakan mengolok-olok sebagai bentuk prasangka dan diskriminasi yang menganggap orang tanpa disabilitas sebagai standar normal.

Publik menyayangkan banyaknya konten kreator bahkan influencer ternama yang ikut meniru atau menjadikan kondisi penyandang disabilitas sebagai bahan candaan, padahal tindakan tersebut dinilai tidak etis dan berpotensi merendahkan martabat kelompok difabel.

Sejumlah pegiat isu disabilitas pun mengingatkan bahwa ruang digital seharusnya menjadi tempat yang inklusif dan menghormati keberagaman kondisi setiap individu, bukan justru menjadikannya objek hiburan ataupun bahan lelucon.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X