SketsaNusantara.id - Menjelang sidang perdana kasus dugaan pelanggaran hak konsumen, nama Richard Lee kembali menjadi perhatian publik. Dokter kecantikan yang kini berstatus tersangka tersebut masih menjalani masa penahanan di Lapas Pemuda Kota Tangerang, Banten.
Di tengah proses hukum yang akan segera bergulir, Samira Farahnaz atau yang lebih dikenal sebagai Dokter Detektif kembali menyampaikan sejumlah pernyataan terkait Richard Lee. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Selasa 9 Juni 2026.
Selain menyinggung proses hukum yang sedang berjalan, Dokter Detektif juga menyoroti beberapa hal yang menurutnya masih perlu mendapat perhatian. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah penggunaan wig atau rambut palsu oleh Richard Lee selama berada di dalam lapas.
Menurut Dokter Detektif, penggunaan atribut tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak pengelola lapas. Ia mengaku berencana mempertanyakan hal tersebut kepada Kepala Lapas Tangerang Kota.
"Doktif mungkin akan juga menanyakan kepada Kalapas Tangerang Kota. Wig itu sebenarnya tidak boleh digunakan di dalam sel. Tidak boleh, karena bisa menyembunyikan senjata tajam ya, silet lah, apa lah," kata Doktif.
Dalam kesempatan yang sama, Dokter Detektif menunjukkan foto yang disebut memperlihatkan Richard Lee mengenakan wig. Ia kemudian mengaitkan penggunaan atribut tersebut dengan citra yang selama ini melekat pada dokter kecantikan tersebut.
Menurutnya, penggunaan wig menjadi perhatian tersendiri karena Richard Lee dikenal menjual produk penumbuh rambut. Pernyataan itu menjadi bagian dari kritik yang kembali disampaikan menjelang proses persidangan.
Tak hanya membahas soal penampilan, Dokter Detektif juga kembali menyinggung persoalan yang pernah menjadi perhatian dalam sidang disiplin profesi. Ia menyebut adanya pengakuan terkait penggunaan istilah tertentu dalam pemasaran produk yang dipasarkan kepada konsumen.
Menurut Dokter Detektif, persoalan tersebut berkaitan dengan produk yang disebut sebagai stem cell. Ia menyatakan bahwa produk tersebut sebelumnya telah menjadi pembahasan dalam proses disiplin profesi.
"Dia memang menjual sekretom dengan modal kurang dari 1 juta, dia jual dengan gimmick marketing ini stem cell, dia lonjakkan harganya dengan harga 15 juta. Diakui oleh saudara Richard bahwa itu adalah teknik marketing. Dan di mata kita, itu adalah pembodohan publik," kata Doktif.
Pernyataan tersebut kembali mengangkat polemik yang selama ini menjadi bagian dari perdebatan antara kedua pihak. Dokter Detektif menilai persoalan tersebut perlu kembali menjadi perhatian dalam melihat rekam jejak kasus yang sedang berkembang.
Selain itu, ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengikuti jalannya perkara hingga proses hukum selesai. Menurutnya, berbagai hal yang selama ini diperdebatkan akan disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Makin Panas! Sama-Sama Berstatus Tersangka, Doktif Sebut Richard Lee Mualaf Palsu
Berhasil Tahan Richard Lee di Polda Metro Jaya, Doktif Lakukan Ini sebagai Bentuk Syukur
Emma Waroka Tanggapi Soal Dokter Richard Lee yang Kini Resmi Ditahan Sebagai Tersangka, Langsung Puji Doktif
Doktif Klaim Richard Lee Pakai Wig Selama Ditahan di Rutan, Singgung Nama Nikita Mirzani Hingga Perlakuan Khusus
Perseteruan Shella Saukia dan Doktif Masuk Babak Baru, Polisi Tingkatkan Status Laporan ke Tahap Penyidikan