Kamis, 4 Juni 2026

Sempat Dipertanyakan, Ini Sederet Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni Awardee LPDP yang Ramai Dibicarakan Publik Usai Polemik DS Viral

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Februari 2026 | 11:00 WIB
Potret Tasya Kamila yang mengunggah laporan masa bakti sebagai penerima beasiswa LPDP usai polemik DS viral (Instagram/tasyakamila)
Potret Tasya Kamila yang mengunggah laporan masa bakti sebagai penerima beasiswa LPDP usai polemik DS viral (Instagram/tasyakamila)

Selama masa kuliah, Tasya lulus tepat waktu dengan IPK 3,75. Ia juga pernah aktif dalam organisasi pemuda internasional di bawah naungan PBB, Sustainable Development Solutions Network – Youth, mewakili pemuda Indonesia dan kerap menghadiri forum di New York sebagai delegasi Indonesia maupun moderator.

Saat menjalani masa studi, Tasya juga sudah berkontribusi untuk Indonesia dengan memanfaatkan sumber daya kampus untuk mengembangkan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Tasya juga tercatat pernah magang di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memperdalam pemahaman terkait kebijakan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Artis kelahiran tahun 1992 itu juga pernah menjadi bendahara organisasi Mahasiswa Asia Tenggara sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke komunitas kampus.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Inilah Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP

Dalam unggahannya, Tasya kembali menjelaskan bahwa LPDP tidak secara eksplisit mendefinisikan bentuk kontribusi untuk Indonesia selama masa bakti. Menurutnya, para awardee dipercaya memiliki cara dan kapasitas masing-masing untuk berkontribusi.

Salah satu komitmen utamanya adalah kembali ke Indonesia setelah lulus dan menetap selama masa bakti 2n+1 pada periode 2018–2023.

Sebagai publik figur, Tasya berupaya menjadi jembatan antara pembuat kebijakan dan masyarakat. Ia tetap aktif sebagai Duta Lingkungan Hidup bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan ikut terlibat dalam berbagai program edukasi, menjadi host podcast lingkungan, hingga dipercaya sebagai Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022.

Tasya juga bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga seperti KLHK, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, Kementerian Pendidikan, Bappenas, hingga KPK, untuk kegiatan sosialisasi dan edukasi publik.

Baca Juga: Calon Engineer! Ini Jawaban Cerdas Arrasya Putra Tasya Kamila Tanggapi Pertanyaan Netizen soal Fenomena Aneh Kipas Angin yang Viral di Medsos

Tasya ikut mengembangkan yayasan Green Movement Indonesia yang berfokus pada gerakan keberlanjutan. Programnya meliputi edukasi pilah sampah dan kompos dari rumah, pembentukan komunitas dengan lebih dari 500 relawan, hingga program carbon offset, reboisasi, dan penanaman mangrove.

Selain itu, Tasya juga aktif memberdayakan pemuda melalui lebih dari 100 talkshow, seminar, dan workshop di berbagai daerah yang menjangkau sedikitnya 50 universitas serta lebih dari 10.000 anak muda.

Melalui media sosial, Tasya juga kerap membagikan motivasi pendidikan dan tips memperoleh beasiswa LPDP, dengan salah satu videonya ditonton lebih dari satu juta kali di YouTube.

Baca Juga: Kabar Mutiara Baswedan Lanjutkan Studi S2 Dengan Beasiswa LPDP Tuai Komentar Negatif, Netizen Soroti Power Sang Ayah dan Sayangkan Penggunaan Beasiswa

Tasya pun sempat menjadi pengajar di platform pendidikan online untuk mata pelajaran geografi, lingkungan, dan bahasa Inggris tingkat SMA.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @tasyakamila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X