Perdebatan yang awalnya hanya soal etika menonton konser berubah menjadi konflik antarwarganet.
Sejumlah netizen Asia Tenggara mengkritik perilaku fansite yang dianggap tidak menghargai penonton lain.
Namun situasi memanas ketika sebagian Knetz disebut membalas dengan komentar bernada merendahkan, mulai dari menyebut netizen Asia Tenggara miskin, berkulit gelap, hingga hinaan fisik lainnya.
"Berujunng Knetz (netizen Korea Selatan) gak terima, tapi mereka malah rasis sama orang2 asia tenggara. Ngatain miskin, kulit gelap, wajah kaya hewan, dll. Bergabunglah SEAblings menjadi satu kesatuan vs Knetz," ungkap akun @sattzze atau yang akrab disapa Dikara.
Tak berhenti di situ, perdebatan juga melebar ke isu bahasa. Beberapa netizen Asia Tenggara meminta agar diskusi menggunakan bahasa Inggris agar mudah dipahami.
Akan tetapi, sebagian Knetz justru membalas dengan komentar yang menyinggung sejarah kolonial Asia Tenggara dan mempertanyakan penggunaan bahasa Inggris oleh netizen ASEAN.
"Knetz balesnya make bahasa korea terus, disuruhlah pakai bahasa inggris sama warganet kita," tulis Dikara.
"Tapi Knetz malah bilang 'ngapain pake bahasa inggris. Kita (warga Korea) bangga sama bahasa sendiri. Gak kaya kalian yang bangga komunikasi pakai bahasa Inggris, negara yang udah menjajah kalian'. Akhirnya munculah beberapa tweet asbun netizen-netizen ini termasuk Indo juga ikutan," tuturnya.
Komentar-komentar tersebut memicu reaksi keras. Netizen dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Vietnam pun bersatu membalas, hingga lahirlah istilah SEAblings, simbol solidaritas digital lintas negara Asia Tenggara.
Fenomena ini terasa unik karena biasanya netizen Indonesia dan Malaysia kerap berselisih soal isu tradisi atau klaim budaya. Namun dalam konflik ini, perbedaan tersebut seolah dikesampingkan.
Baca Juga: Dari Buruh Cuci ke Emas ASEAN: Begini Kisah Eliana, Atlet NPC Indonesia yang Menang Melawan Takdir
Alih-alih saling sindir, netizen ASEAN justru kompak saling membela dan membuat berbagai cuitan satir hingga unggahan meme viral yang memicu gelak tawa.
Banyak pengguna X bahkan menyebut momen ini sebagai "persatuan ASEAN versi timeline".
Artikel Terkait
Siapa Sugianto? Pekerja Migran Asal Indonesia Jadi Pahlawan di Korea Selatan Berkat Aksi Heroiknya Selamatkan Puluhan Lansia dari Kebakaran
Berapa Biaya Operasi Plastik di Korea Selatan, Artis Ini Sebut Angka Fantastis untuk Prosedur Kecantikan, Capai Ratusan Juta Rupiah?
Heboh Film 'Agak Laen' dan 'Tinggal Meninggal' Bakal Diremake versi Korea hingga Hollywood, Ernest Prakasa: Kira-Kira Siapa Pemainnya?
3 Artis Indonesia yang Nonton Langsung Konser BLACKPINK DEADLINE 2025 di Korea, Ada Istri Raffi Ahmad
Jadi Tuan Rumah di Jakarta, Indonesia Tantang Irak hingga Korea Selatan di AFC Futsal Asian Cup 2026
Bikin Salfok! Baim Wong Diduga Oplas Usai Konsultasi ke Dokter Bedah Plastik di Korea Selatan, Reaksi Luna Maya hingga Kimberly Ryder Jadi Sorotan