Lebih lanjut, Is Dahlia menilai kalau persoalan yang terjadi adalah hak Denada beserta keluarganya untuk menyampaikannya ke publik.
Ibu aktor Devano Danendra tersebut pun mendukung Denada lewat doa serta harapan agar semua masalah bisa diselesaikan dengan baik.
“Kita sebagai teman hanya bisa prihatin, semoga semua masalahnya bisa selesai dengan baik dan menemukan solusinya,” tutur Iis.
Iis Dahlia sendiri mengaku sudah sempat bertemu dengan Ressa secara langsung.
Ia disitu mendoakan Ressa supaya diberikan kelancaran rezeki hingga jalan keluar yang terbaik.
“Saya juga sudah bertemu dengan Ressa. Saya mendoakan dia agar banyak rezeki. Kita doakan agar cepat mendapatkan solusi terbaik buat keduanya,” beber penyanyi 53 tahun itu.
Terakhir, Iis mengingatkan netizen dan publik secara umum agar tidak merasa paling tahu masalah rumit yang kini sedang dihadapi Denada.
Terlebih lagi kemungkinan spekulasi liar yang semakin berbahaya dan justru bisa menimbulkan fitnah.
Iis Dahlia juga berpesan agar publik membiarkan Denada dan keluarganya menyelesaikan urusan pribadi mereka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Deretan Artis Ini Bereaksi soal Denada Akhirnya Akui Ressa Rizky Sebagai Anak Kandungnya, Ada Nikita Mirzani Hingga Irfan Hakim
Irfan Hakim Buka Suara Usai Dituding Tak Netral di Tengah Polemik Denada dan Ressa, Tegaskan Tak Berniat Membela Siapa Pun, Begini Klarifikasinya
Chiki Fawzi Buka Suara Usai Dihujat Warganet Gegara Dituding 'Nebeng' Pasca Pencopotannya jadi Petugas Haji 2026, Jawab Fitnah soal Tak Lulus Tes CAT
Bridgia Kalina Kharisma Menampilkan Lukisannya untuk Pertama Kali di Indonesia, Acha Septriasa: Hobinya Mulai Terlihat di Umur 2 Tahun
Kembali Dilarikan ke RS karena ISK, Inul Daratista Curhat Soal Kondisi Kesehatan hingga Keinginan Umrah Bareng Keluarga di Momen Ultah Putranya
Pengakuan Onadio Leonardo Setelah Rehabilitasi Narkoba, Dari Pengalaman Sesama Pengguna hingga Sindrom Peter Pan