Minggu, 19 Juli 2026

Ketika Media Sosial Tak Cukup Menyuarakan Derita Korban Banjir Bandang Sumatra dan Atta Halilintar Turun Langsung Membantu Warga

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Selasa, 2 Desember 2025 | 13:00 WIB
Atta Halilintar memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak banjir bandang di Sumatra. (Instagram/attahalilintar)
Atta Halilintar memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak banjir bandang di Sumatra. (Instagram/attahalilintar)

“Agar kita semua tahu kondisi sebenarnya dan agar semakin banyak yang bergerak dan tergerak,” tuturnya.

Sesampainya di lokasi, Atta menyaksikan langsung kondisi yang menurutnya sulit digambarkan dengan kata-kata.

“Di sini kami melihat langsung air mata, lelah, dan harapan yang masih bertahan,” tulisnya.

Banyak warga masih kekurangan makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya. Hal tersebut membuat Atta dan tim berusaha hadir di beberapa titik untuk menyediakan beras, sembako, hingga makanan siap saji.

“Bukan karena kami berlebih, tetapi karena tak tega membiarkan saudara kami berjuang sendirian,” ungkapnya.

Atta juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang turut membantu tanpa banyak bicara.

Ia menuliskan apresiasi kepada para relawan, termasuk Hatibaik.com, Kitabisa.com, Ahha Berbagi, Relawan Gesit, dan UPI Peduli yang menyediakan air bersih serta excavator untuk membersihkan area terdampak.

Baginya, kerja sama dan kehadiran orang-orang baik menjadi kekuatan besar bagi warga yang sedang dalam masa sulit.

Meskipun demikian, Atta mengakui bahwa upaya yang dilakukan saat ini masih jauh dari cukup.

“Korban masih sangat banyak dan bantuan masih sangat dibutuhkan,” tulisnya.

Ia berharap bahwa setiap langkah kecil dan kolaborasi kebaikan dapat menjadi kekuatan besar untuk masyarakat Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Semoga setiap langkah kecil, setiap kolaborasi kebaikan menjadi kekuatan besar bahu membahu,” ujarnya.

Lebih jauh, Atta mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban dan terus menyuarakan dukungan. Ia menegaskan pentingnya keberadaan publik untuk membantu warga pulih dari dampak bencana.

“Suara kalian berarti. Kehadiran kalian menyelamatkan,” ujarnya dengan penuh harap.

Banjir bandang yang terjadi tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur tetapi juga menghancurkan mata pencaharian warga.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X