"Skill dasar MTK (Matematika) kayak aljabar, pecahan, substitusi, eliminasi, dan lain-lainnya itu mereka belum paham, padahal (materi) ini tuh jadi pondasi Matematika," terangnya.
Adik Jehian Sijabat itu menekankan bahwa seseorang yang ingin jago mengerjakan soal matematika harus punya pemahaman yang kuat mengenai skill dasar pelajaran tersebut.
Selain itu, ia juga berkaca dari pengalamannya saat berdiskusi dengan guru di berbagai daerah yang mengaku kesulitan mengajar karena adanya perubahan kurikulum dari waktu ke waktu.
"Kalau pondasinya aja nggak kuat, nggak mungkin bisa ngerjain soal yang lebih susah. Aku ngobrol juga sama tenaga pengajar dari beberapa daerah di Indonesia itu kurikulumnya berubah-ubah terus," ucap Jerome.
"Aku ngerasa juga kurikulum yang ada itu berbeda-beda urutannya bergantung pada sekolahnya. Sedangkan menurutku, Matematika itu pendidikan yang sesuatu berjenjang gitu," sambungnya.
"Kalau urutannya diacak, prosedur yang seharusnya dilakukan untuk ngajar tahapannya diubah-ubah terus ya nggak bener, jadinya anak-anak akhirnya nggak bisa paham matematika," tegasnya.
Jerome Polin ikut mengamati TKA tahun ini yang berbeda dari materi yang biasa dipelajari siswa di sekolah. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab nilai Matematika jeblok, terlebih jika para siswa tidak memiliki pemahaman fundamental yang kuat.
Baca Juga: Jerome Polin Soroti Akar Masalah Pendidikan Indonesia dengan Menekankan Kesejahteraan Guru
"Berdasarkan pengakuan dari murid-murid aku, soal-soal TKA itu penalaran, bukan sekedar ngitung atau ngafalin rumus selesai gitu aja," kata Jerome.
"Makanya aku selalu bilang kalo mau jago matematika harus paham dulu dasaran pondasinya. Fundamentalnya harus kuat, anak-anak juga harus bener-bener menguasai konsep dan logika. Hafal rumus aja nggak cukup" imbuhnya.
Bukan kegagalan guru, Jerome Polin juga menilai pelaksanaan TKA sebagai pengganti UN (Ujian Nasional) ini terbilang mendadak, sehingga banyak guru tidak memiliki waktu memadai untuk mempersiapkan anak didiknya.
"Nggak dipungkiri kalo TKA ini sangat mendadak, mungkin guru-guru di sekolah juga nggak tahu harus persiapan kaya gimana Ya makanya nilai jeblok TKA ini menurut aku salah sistem," pungkas Jerome.
Perkataan Jerome ini menuai beragam komentar positif dari warganet. Banyak yang menyayangkan bahwa pelajar saat ini dinilai kurang paham materi dasar matematika.
Artikel Terkait
Dari YouTube ke Bimbel, Jerome Polin Serius Cetak Bibit Unggul atau Cuma Modal Branding?
Syok! Jerome Polin Hitung Korupsi Pertamina 193 T yang Ternyata Bisa Kuliahkan Jutaan Orang: Andai Saja Uangnya Dipakai dengan Benar...
Tumpukan Uang Korupsi 11,8 T Lebih Tinggi dari Mount Everest! Jerome Polin Bongkar 5 Hal Mengejutkan dari Hasil Hitungannya soal Kasus CPO Wilmar
Jerome Polin Soroti Ucapan Sri Mulyani Soal Gaji Para Tenaga Pendidik: Orang Pintar Mana Mau Jadi Guru
Unik! Jerome Polin Ucapkan HUT RI ke-80 dengan Rumus Matematika, Bikin Netizen Pusing tapi Kagum
Pernyataan Wakil Ketua DPR soal Tunjangan Rumah Rp50 Juta Bikin Jerome Polin Angkat Suara dan Ajari Cara Menghitung