Sikap tegas ini diambil lantaran Ashanty menyayangkan Ayu tidak mengambil jalan damai sejak awal.
Ashanty menjelaskan, seandainya Ayu memilih untuk datang, mengakui kesalahan, dan meminta maaf, pintu perdamaian akan terbuka lebar.
Namun, karena Ayu justru melawan dan kasus ini telah dibuka ke ranah publik, maka Ashanty memilih membiarkan proses hukum yang berlaku.
"Intinya cara yang ia gunakan saat ini zolim," kata Ashanty, menyayangkan keputusan Ayu yang menempuh jalur perlawanan hukum, termasuk melaporkan balik Ashanty atas tuduhan perampasan aset pribadi dan akses ilegal.
Untuk itu Ashanty dalam hal ini menyoroti sikap kuasa hukum dari Ayu yang dianggapnya pintar-pintar dan terpelajar namun dikatakan tak punya hati nurani.
"Harus memenjarakan orang pokoknya (kuasa hukum Ayu) supaya laporannya dicabut," ungkap Ashanty terkait kuasa hukum Ayu.
Untuk itu dengan status Ayu yang kini sudah ditahan Ashanty berpesan agar belajar untuk memiliki hati nurani terhadap orang lain.
Untuk itu pihak Ashanty kini menegaskan bahwa fokus saat ini adalah mengawal kasus dugaan penggelapan dana dan pemalsuan dokumen yang telah menjadikan Ayu sebagai tersangka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dilaporkan Mantan Karyawan, Ashanty Tersandung Dugaan Perampasan Aset dan Ilegal Akses
Perseteruan Ashanty dengan Mantan Karyawannya Makin Panas, Saling Balas Laporan dan Tuduhan Berat
Dilaporkan Eks Karyawan hingga 3 Laporan, Ashanty Siap Lawan Balik: Maling Teriak Maling
Mantan Karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa Ungkap Praktik Gaji yang Janggal untuk Hindari Pajak
Usai Dilaporkan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa Kini Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Dana Rp2 Miliar