SketsaNusantara.id - Apes mungkin kata tersebut cocok menggambarkan kondisi pelawak senior Edy Supono, yang lebih dikenal dengan nama Parto Patrio.
Nama Parto Patrio terseret dalam amarah publik yang seharusnya ditujukan kepada mantan rekan segrupnya, Eko Patrio.
Hal tersebut terjadi setelah kemunculan video 'Jogetin Aja' dari Uya Kuya dan Eko Patrio yang viral beberapa minggu yang lalu.
Salah seorang pengguna akun media sosial mengedit video tersebut, namun sialnya nama yang dituliskan salah, yang seharusnya Eko Patrio menjadi Parto Patrio.
Hal itu membuat netizen salah paham, sehingga salah sasaran pun tak terhindarkan.
Bersamaan dengan viralnya hal tersebut di media sosial, Edy Supono alias Parto Patrio mengunggah ulang video yang menyebutkan nama dirinya yang membuat netizen salah paham.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @partopatrio, Komedian yang kerap dimirip-miripkan dengan Ariel Noah itu menyampaikan keluh kesahnya karena banyak mendapat pesan hujatan.
"Apes amat ya, banyak yang maki-maki sayah. Ke Blok M membeli salak, Blok M itu daerah Kebayoran, di DM pada galak-galak," tulis Parto
"maaf anda salah sasaran,” imbuhnya.
Baca Juga: Izinkan Aku Membacamu
Menjadi korban salah sasaran, Parto Patrio menegaskan kepada setiap pengguna media sosial agar lebih bijak dalam berkata maupun menulis.
Pesan itu Parto sampaikan dengan sedikit bumbu komedi agar tidak menyinggung siapapun.
Artikel Terkait
Kacau! Uya Kuya Dikecam Usai Tayangkan Podcast Berisi Aib Mantan Istri Akash Ellahi, Netizen: Kasus ‘Ikan Asin’ Jilid 2
Pengalaman Unik Eko Patrio Minta Tolong Damkar saat Liburan ke Jepang Bareng Nayla Ayu, Kondisi Sang Putri Ramai Jadi Sorotan
Eko Patrio Sengaja Unggah Video Joget ala DJ, Netizen: Nantangin Rakyat Dia!
Dikira Nantang Netizen, Uya Kuya Angkat Bicara Mengenai Video Joget tentang Isu Gaji DPR yang Belakangan Ramai Ternyata Hoaks
Kabur saat Rakyat Lagi Demo, Eko Patrio Asyik Berbelanja Barang Palsu di China, Netizen: ‘Hati Nuraninya Juga Palsu’
Susul Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach Posting Video Minta Maaf Usai Blunder Soal Tunjangan Rumah DPR