SketsaNusantara.id - YouTuber Koiyocabe ceritakan pengalaman menarik saat membawa bendera One Piece bersama ustadz Felix Siauw yang berujung dengan plot twist mengejutkan.
Di tengah polemik pengibaran One Piece jelang HUT ke-80 RI, Youtuber yang akrab disapa Koi ini kena tegur petugas keamanan saat beramai-ramai membawa atribut bergambar bajak laut ketika jalan-jalan di Taman Ekspresi Sempur Bogor pada hari Minggu, 10 Agustus 2025.
"Pagi ini kita mutusin buat jalan-jalan pagi sambil bawa bendera One Piece. Kita mau cek, bener gak katanya Presiden Prabowo tak permasalahkan pengibaran bendera One Piece sebagai bagian dari ekspresi," tulis Koi dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @koiyocabe.
"Eh, baru setengah jam jalan, kita langsung disamperin park ranger (petugas keamanan). Langsung disuruh keluar, tapi sama kapten (Felix Siauw) langsung diajak adu haki," imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat bahkan Presiden RI, Prabowo Subianto tidak permasalahkan pengibaran atribut anime tersebut sebagai bentuk ekspresi masyarakat dalam menyuarakan pendapatnya.
Namun, pada kenyataannya, Koi dan Felix Siauw kena tegur dan diminta untuk menurunkan bendera One Piece. Momen ini pun menyita perhatian publik dan jadi sorotan di media sosial.
Dalam beberapa foto dan video yang diunggah Koi, tampak beberapa petugas beradu argumen dengan Felix Siauw. Park Rangers meminta Felix dan Koi menurunkan bendera One Piece karena dianggap melanggar aturan dan dinilai sebagai provokasi yang dikhawatirkan menimbulkan kericuhan di ruang publik.
Namun, yang bikin salfok, Koi menyebut ending dari kejadian ini "polt twist" lantaran petugas yang menertibkan keamanan di taman tersebut juga ternyata penggemar anime.
Hal ini diketahui dari foto unggahan Koi yang menunjukkan casing hape park rangers yang ternyata bergambarkan bajak laut bertopi, serupa dengan gambar bendera One Piece yang dibawa Koi dan rombongannya.
"Plot twist! ternyata casing hape Park Rangernya gambar One Piece," tulis Koi sambil menyisipkan emoji tertawa.
Ia menyebut petugas juga rakyat biasa yang ingin bersuara tapi terbentur profesi karena harus menjalankan tugas sesuai arahan pemerintah setempat.
Artikel Terkait
Ngakak Guling-Guling! Gus Miftah Ramai Dikaitkan dengan Kekuatan Luffy One Piece, Netizen: Gak Bahaya Tah?
Presiden Prabowo Subianto Ungkap Dalang di Balik Tagar Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu, Sebut Ada yang Biayai!
Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT RI Dinilai Memecah Bangsa, Netizen Sentil Gibran yang Pernah Pakai Pin Jolly Roger: Pembajak Konstitusi!
Titiek Soeharto Tanggapi Bijak Soal Bendera One Piece dan Dukung Penyampaian Aspirasi Rakyat, Minta Pemerintah Fokus Benahi Negeri
Jangan Sembarangan Kibarkan Bendera One Piece Saat Perayaan Agustus, Ada Ancaman Pidana Berdasarkan Pasal Ini