Hal itu membuatnya menyadari bahwa latar belakang artis justru menjadi nilai tambah dalam membangun koneksi.
“Aku sering trauma healing, datang nyanyi, foto-foto. Mereka bahagia, aku juga. Karena kalau aku bukan artis, mungkin penerimaan mereka beda,” jelasnya.
Meski kalah dalam Pilkada terakhir, ia merasa idealismenya belum padam. Ia masih menyimpan harapan untuk kembali terlibat dalam pemerintahan, entah sebagai eksekutif atau legislatif.
Namun, saat ini ia memilih untuk menunggu waktu yang tepat.
“Ya kebahagiaan berbedalah. Dulu ikut Pilkada karena punya idealisme ingin membuat gebrakan yang nggak bisa aku lakukan sebagai individu. Tapi qadarullah belum waktunya. Soal next, entah eksekutif atau legislatif, aku belum tahu,” ucapnya.
Ia juga membandingkan antara kiprahnya di dunia hiburan dengan pengalaman sebagai pejabat.
Menurutnya, ada perbedaan besar dalam hal dampak dan jangkauan bantuan.
“Di yayasan aku, ruang geraknya terbatas. Tapi di pemerintahan, dengan anggaran negara, kita bisa bantu banyak orang. Itu poin penting buat aku,” kata Sahrul.
Kini, ia kembali tampil di atas panggung tanpa tekanan jabatan. Dunia hiburan memang bukan hal baru baginya, tapi kali ini ia melakukannya dengan cara yang lebih santai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Klarifikasi Bupati Pati Soal Aksi Satpol PP Angkut Paksa Donasi Air Mineral untuk Demo, Sudewo: Ditertibkan Karena...
Ko Steve Ungkap Selai Cokelat Populer Ovomaltine Palsu yang Diam-Diam Beredar di E-Commerce, Apa Saja Perbedaannya dengan yang Asli?
Siapa Suami Acha Septriasa? Profil Vicky Kharisma, Agama hingga Pekerjaan, Diduga Cerai Gara-gara Postingan Instagram
5 Keunikan Humble Baker, Bakery Elite Milik Deddy Corbuzier, Menunya Premium dan Healthier Choice banget!
Trial Perdana AMP, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kualitas dan Mutu Sesuai Spesifikasi