Dipantau langsung oleh Tim SketsaNusantara.id melalui unggahan tersebut, Tian menyampaikan penjelasannya terkait penggunaan beberapa elemen dalam proyek tersebut.
Ia menuturkan bahwa keputusan untuk menggabungkan judul karyanya, tagline, serta lagu milik Nadin merupakan keputusan sepihak yang dibuat oleh pihak rumah produksi (PH).
Lebih lanjut, Nadin sebenarnya juga menjelaskan bahwa dirinya tidak berniat mengklaim hak hukum atas kata “bertaut” maupun frasa “semua impian berhak dirayakan”.
Namun, ia menekankan mengenai pentingnya etika antarpelaku kreatif, terutama karena lagu Bertaut diciptakan sebagai karya personal untuk ibunya, bukan sebagai kisah cinta fiksi yang kini diangkat menjadi sebuah film.
“Saya tidak punya klaim hukum, tapi ini soal rasa hormat. Lagu Bertaut dibuat untuk ibu saya, bukan untuk diinterpretasi menjadi kisah cinta romantis,” ungkap Nadin.
Hingga artikel ini diturunkan, SinemArt Pictures belum memberikan pernyataan resmi atas polemik yang terus berkembang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Alasan Nadin Amizah Geram SinemArt Pakai Lagunya Untuk Judul Film
Inilah Respon Joanna Alexandra Soal Isu Punya Hubungan Spesial dengan Immanuel Christover, Pilih Prioritaskan Anak?
Timothy Ronald Sebut Nge-Gym Aktivitas Goblok, Deddy Corbuzier: Berarti Ade Rai dan Panglima TNI Juga?
Murka! Ruben Onsu Bongkar Identitas Haters yang Sebarkan Fitnah Usai Anaknya Disebut Hasil Selingkuhan Sarwendah, Nasihat Ivan Gunawan Bikin Adem
Rayakan Anniversary ke-3 dengan Buket Bunga dan Dinner Romantis, Cinta Laura dan Arya Vasco Siap Melangkah Lebih Serius?
Dapat Surprise dari Pacar, Hanum Mega Nggak Nyangka Kalau Isinya adalah Barang Mewah, Netizen: Apa Aku Harus Jadi Single Mom Dulu?