Minggu, 19 Juli 2026

Jujur Malah Sengsara? Bintang Emon Sindir Pedas Putusan Vonis Tom Lembong, Unggah Video Satir Bongkar 3 Jurus untuk Bisa Selamat Hidup di Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 21 Juli 2025 | 08:30 WIB
Potret komika Bintang Emon tanggapi vonis Tom Lembong yang dianggap tidak adil, singgung soal kejujuran yang tidak membawa keselamatan di Indonesia (YouTube/Bintang Emon)
Potret komika Bintang Emon tanggapi vonis Tom Lembong yang dianggap tidak adil, singgung soal kejujuran yang tidak membawa keselamatan di Indonesia (YouTube/Bintang Emon)

Dalam videonya, komika berusia 29 tahun itu kemudian menyinggung kehidupan orang tak jujur yang malah seketika jadi orang sukses.

Ia cara "hidup selamat" karena enurutnya, kejujuran sudah tidak relevan lagi untuk bertahan di sistem yang timpang seperti di Indonesia.

Komika pemenang Stand Up Comedy Academy musim ketiga ini menyebut ada 3 cara hidup selamat, mulai dari punya kenalan pejabat, menjadi koalisi hingga "menjilat" para penguasa.

Baca Juga: Lebih Rendah dari Tuntutan JPU, Tom Lembong Divonis 4 Tahun 6 Bulan Atas Kasus Korupsi Impor Gula

"Jadi, jujur membawa selamat udah gak relevan sekarang dan gue menemukan cara hidup selamat. Pertama elu harus punya kenalan pejabat, lu bikin seneng dia, pasti lu selamat meskipun ya lu kena kasus narkoba, aman lah," katanya.

"Kedua, elu harus jadi bagian dari penguasa, entah lu timsesnya atau apalah, ini pasti selamet, dan yang ketiga elu harus pandai menjilat," imbuh Bintang.

Bintang Emon menekankan poin ketiga yang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Menurutnya, ketiga cara ini ampuh agar bisa selamat dari segala macam tuduhan.

"Entah mau lu diceng-cengin tapi dibikin bercanda-bercandaan bisa, atau pura-pura bloon, atau mau muji-muji penguasa bisa. Ini yang bikin lu selamat di Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Tom Lembong Sumringah Disambangi Bestie, Ekspresi Anies Baswedan di Sela Persidangan Ramai Jadi Sorotan, Mantan Gubernur Jakarta Sampaikan Harapan Ini

Bintang juga menyinggung opini publik yang masih mengaitkan kasus Tom Lembong dengan Pemilu 2024. Ia menekankan, bahwa vonis terhadap Tom dianggap sebagai suatu kebijakan yang disalahartikan dan menyinggung hukum di Indonesia yang tidak adil.

"Beliau menjabat jadi menteri udah selesai 2017 terus kasus ini baru diungkit 2024, 7 tahun loh. Jadi jangan sekali-kali elu hubungin urusan ini sama pemilu, nggak. Karena hukum kita nggak seperti itu," pungkasnya.

Postingan Bintang ini mengundang beragam komentar dari netizen. Banyak warganet yang mendukung dan setuju dengan pernyataan Bintang bahkan menyebut kasus Tom Lembong disiapkan untuk strategi menuju pemilu 2029 mendatang.

Baca Juga: Mengapa Harus Dimulai dari Tom Lembong? Berikut Analisa Mahfud MD pada Penangkapan Mantan Menteri Perdagangan, Strategi Atau Politisasi?

"Tidak ditemukan kerugian negara, tidak memperkaya diri, tidak ada niat jahat dan hanya melaksanakan kebijakan untuk menstabilkan harga biar tidak memberatkan masyarakat. Kuncinya putusan 4.5 tahun penjara supaya keluar setelah pemilu 2029," komentar akun @muh*****0.

"Padahal, mentri setelahnya melakukan impor dan jumlahnya lebih besar tapi aman-aman aja ya, Tang. Didemin malah dapat jabatan dan dilindungin sama rezim sekarang ini. Innalillahi, berduka dengan rezim yang zalim banget, Karena suatu saat kebijakannya bisa digugat hanya karena pilihan politiknya tidak sejalan dengan penguasa," imbuh akun @as****y.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @bintangemon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X