"Selama di Kairo, rombongan aktivis Indonesia tidak mendapatkan akses menuju titik kumpul Global March. Pergerakan tim juga diawasi baik offline maupun online sehingga sulit bagi kami untuk memberikan kabar," tulis akun @kitabisa.
"Keputusan pulang akhirnya diambil setelah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak sekaligus menghormati kebijakan yang ditetapkan otoritas setempat (di Mesir)," imbuhnya.
Beberapa aktivis dari negara lain juga dikerahkan otoritas setempat untuk segera kembali ke negara masing-masing, mengingat kondisi saat ini belum aman karena adanya konflik di Gaza akibat serangan Israel.
"Banyak tekanan yang dialami para peserta Global March to Gaza. Karena meningkatnya kekerasan di sepanjang rute (perbatasan) dihimbau untuk segera kembali ke negara masing-masing karena keselamatan seluruh peserta adalah yang utama," imbuh akun @GlobalMarchtoGaza.
Meluruskan segala rumor yang beredar, rombongan aktivis dari Tanah Air juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomunikasi dengan perwakilan duta besar Indonesia di Mesir.
Mereka mendukung perjuangan rakyat Palestina dan tak ingin adanya perpecahan. Sebagian besar bantuan kemanusiaan akan dibagikan ke Gaza yang disalurkan via Mesir, bahkan ada pengungsi Palestina yang berada di negara tersebut.
"Masing-masing negara memiliki kebijakan dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, termasuk Mesir dan ini harus dihormati," tuturnya.
Perwakilan aktivis dari Indonesia ini juga terus mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan untuk Palestina meski tak harus terjun langsung ke Gaza.
"Kita butuh solidaritas dan respect antara negara-negara muslim serta negara yang ikut membela Palestina agar terbentuk dukungan yang lebih solid," katanya.
"Dalam situasi yang penuh keterbatasan dan pertimbangan keselamatan, rombongan kami memilih untuk mundur. Keputusan ini bukanlah untuk menyerah, melainkan langkah bijak untuk memastikan bahwa suara dan semangat solidaritas tetap dapat terus disuarakan dari tanah air," tandasnya.
Zaskia Adya Mecca juga sebelumnya sempat memberikan update kondisi menegangkan di Mesir, dan menyebut proses perjuangan ini jauh dari yang diharapkan.
Artikel Terkait
Tak Ada Daging Kurban dan Kelaparan, Israel Serang Jalur Gaza Hingga Tewaskan Sejumlah Warga Saat Rayakan Idul Adha
Terharu, Rakyat Palestina Ikut Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Video Ucapan Selamat dari Anak-Anak Gaza Auto Bikin Nangis Netizen
Paus Fransiskus Serukan Perdamaian Soal Konflik di Gaza Sebelum Berkunjung ke Indonesia, Begini Pernyataannya
Presiden Prabowo Subianto Harapkan Terobosan Perdamaian di Gaza dan Stabilitas Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Beredar Video Kebakaran Bak 'Neraka' di Amerika Serikat, Netizen Kaitkan dengan Penderitaan Warga Gaza hingga 'Karma' Donald Trump
Sempat Pimpin Misa Paskah, Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Terakhir Sebelum Wafat: Desak Gencatan Senjata dan Hentikan Konflik di Gaza