Ia wafat pada Minggu, 25 April 1880, di Bogor. Beberapa saat sebelum meninggal, Raden Saleh pernah menduga ia diracuni karyawannya karena mendadak jatuh sakit.
Namun, pemeriksaan menunjukkan bahwa Raden Saleh meninggal karena adanya penyumbatan pembuluh darah dekat jantungnya.
Jasadnya dimakamkan di TPI Bondongan, Bogor, dengan nisan yang menyebutnya sebagai pelukis kerajaan Belanda.
Warisannya terus menginspirasi, sebagaimana terlihat dari sorotan global terhadap Kebakaran Hutan di video musik Jin BTS.
Kehidupan dan karya Raden Saleh adalah bukti bahwa karya legendaris Indonesia masih bersinar di panggung dunia.
Dari kritik politik dalam "Penangkapan Pangeran Diponegoro" hingga keindahan dramatis "Kebakaran Hutan", ia menunjukkan bahwa seni dapat menjadi jembatan budaya dan suara perlawanan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Tutup Usia, Inilah 7 Karya Legendaris Titiek Puspa yang Tak Lekang oleh Waktu, Ada 'Kupu-Kupu Malam' hingga Lagu Anak-Anak Penuh Kenangan
Presiden Prabowo Kenang Sosok Titiek Puspa: Musisi Legendaris yang Dapat Kepercayaan dari Bung Karno untuk Nyanyikan Lagu 'Bersuka Ria'
Siapa Raminten? Sejarah dan Asal Usul Karakter Legendaris di Yogyakarta, Inspirasi Usaha Kuliner Hamzah Sulaiman The House of Raminten
Taman Siswa Warisan Ki Hadjar Dewantara Sudah Jadi Sekolah Revolusioner sejak Zaman Kolonial Belanda
Timo Tjahjanto Kuliah di Mana? Intip Profil dan Pendidikan Sutradara Indonesia yang Siap Menggebrak Hollywood Lewat Film Nobody 2 Bareng Bob Odenkirk
Sambut Hari Buku Nasional dengan 4 Novel Lokal Legendaris yang Berpengaruh Besar dalam Industri Buku Indonesia