Tak sampai di situ, Raden Saleh juga menimba ilmu di Jerman, Prancis, dan Aljazair, memperkaya wawasannya dengan gaya romantisme Eropa dan orientalisme.
Perjalanan ini membentuknya sebagai pelukis berpandangan global. Bahkan ia dijuluki "Manusia Modern" Jawa pertama yang memiliki pola pikir ala Barat.
3. Pionir Seni Modern Indonesia Mengusung Perpaduan Gaya Romantisme Eropa dengan Jawa
Raden Saleh diakui sebagai pelukis pertama yang memadukan romantisme Eropa dengan elemen budaya Jawa, menjadikannya pionir seni modern di Hindia Belanda (sebutan Indonesia zaman dulu).
Lukisannya, seperti Penangkapan Pangeran Diponegoro yang dibuat pada tahun 1857, tidak hanya memukau secara estetika, tetapi juga sarat kritik sosial.
Dalam lukisan ini, ia menggambarkan Pangeran Diponegoro dengan raut tegas, kontras dengan versi pelukis Belanda Nicolaas Pieneman yang menunjukkan kepasrahan.
Saleh sengaja mengubah perspektif dan detail, seperti kepala tokoh Belanda yang digambar lebih besar untuk memberikan kesan menyeramkan, sebagai bentuk kritik terhadap politik represif kolonial.
Karya ini mencerminkan idealisme kebebasan serta semangat nasionalismenya yang menentang penindasan dan mencerminkan keyakinannya pada idealisme kebebasan, bahwa setiap manusia berhak mendapatkan kemerdekaannya masing-masing.
4. Pernah Menikah Dua Kali dan Tinggal di Bogor
Pada 1867, Raden Saleh menikahi Raden Ayu Danudirja, seorang gadis ningrat keturunan Keraton Yogyakarta, setelah bercerai dari istri pertamanya, Constancia von Mansfeld.
Bersama Raden Ayu, ia pindah ke Bogor dan tinggal di rumah sewa dekat Kebun Raya Bogor dengan pemandangan Gunung Salak.
Pasangan ini sempat bepergian ke Eropa, namun Raden Ayu jatuh sakit di Paris dan wafat pada 31 Juli 1880. Penyebab kematian istri Raden Saleh belum diketahui hingga kini.
Baca Juga: Mengenal Sosok Raden Patah dan Bagaimana Peranannya dalam Penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa
Artikel Terkait
Tutup Usia, Inilah 7 Karya Legendaris Titiek Puspa yang Tak Lekang oleh Waktu, Ada 'Kupu-Kupu Malam' hingga Lagu Anak-Anak Penuh Kenangan
Presiden Prabowo Kenang Sosok Titiek Puspa: Musisi Legendaris yang Dapat Kepercayaan dari Bung Karno untuk Nyanyikan Lagu 'Bersuka Ria'
Siapa Raminten? Sejarah dan Asal Usul Karakter Legendaris di Yogyakarta, Inspirasi Usaha Kuliner Hamzah Sulaiman The House of Raminten
Taman Siswa Warisan Ki Hadjar Dewantara Sudah Jadi Sekolah Revolusioner sejak Zaman Kolonial Belanda
Timo Tjahjanto Kuliah di Mana? Intip Profil dan Pendidikan Sutradara Indonesia yang Siap Menggebrak Hollywood Lewat Film Nobody 2 Bareng Bob Odenkirk
Sambut Hari Buku Nasional dengan 4 Novel Lokal Legendaris yang Berpengaruh Besar dalam Industri Buku Indonesia