Kamis, 4 Juni 2026

Atalarik Syach Lapor ke Presiden! Rumah Dibongkar Paksa Padahal Proses Gugatan Sengketa Tanah Belum Rampung, Petugas Diduga Lakukan Kekerasan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 16 Mei 2025 | 12:11 WIB
Potret Atalarik Syach lapor Wagub Jabar Dedi Mulyadi hingga Presiden Prabowo Subianto ungkap tindakan kekerasan yang dilakukan petugas saat rumahnya dibongkar paksa terkena kasus sengketa tanah (Instagram/ariksyah)
Potret Atalarik Syach lapor Wagub Jabar Dedi Mulyadi hingga Presiden Prabowo Subianto ungkap tindakan kekerasan yang dilakukan petugas saat rumahnya dibongkar paksa terkena kasus sengketa tanah (Instagram/ariksyah)

"Ini bisa dilihat ya ponakan saya ada yang cedera, katanya habis dipukul, dipaksa ditarik mundur petugas karena kan kami membela apa yang kami punya," tuturnya.

Baca Juga: Mat Solar Wafat, Rieke Diah Pitaloka 'Oneng' Menangis Perjuangkan Tanah Milik 'Bang Juri' di DPR, Begini Tanggapan Jasa Marga

Dalam video juga terlihat ibunda Atalarik Syach dan keponakannya yang lain berteriak saat petugas meminta paksa untuk segera meninggalkan rumah.

"Tuh kita bisa lihat ya habis ada yang kena pukul-pukul. Udahlah, nggak begini caranya bapak-bapak semua. Kalian juga manusia kan, tolong dong itu ibu saya nanti jatuh," kata Atalarik saat bergelut dengan petugas jurusita dari Pengadilan.

"Saya tahu semua ini menjalankan tugas tapi pejabat negara siapapun harus tahu ini, apalagi ini termasuk kekerasan ya, kita dapat tindakan kekerasan dari petugas pengadilan," tandasnya saat berusaha menghadang petugas memasuki rumahnya.

Baca Juga: Apa Itu Kekerasan Berbasis Gender? Babak Baru dalam Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven, Sempat Datangi Komnas Perempuan?

Keluarga Atalarik Syach tak sanggup menghadang petugas dari kepolisian dan pengadilan yang membongkar paksa rumahnya. Setengah dari bangunan rumah Atalarik kini masih dalam tahap eksekusi.

Beberapa perabotan mulai diusung ke halaman rumah bahkan hampir setengah bangunan dibongkar paksa mulai dari genteng hingga kanopi depan rumah mulai dirubuhkan.

Sebagai informasi, permasalahan sengketa tanah yang menimpa keluarga Atalarik Syach ini berlangsung sejak tahun 2015.

Baca Juga: Deretan Artis yang Jadi Korban Mafia Tanah hingga Rugi Miliaran Rupiah, Terbaru Ada Uya Kuya!

Sengketa lahan seluas 5.880 m² di Kampung Cikempong, Cibinong, terjadi setelah Dede Tasno mengklaim kepemilikan berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang sudah inkrah.

Atas dasar putusan tersebut, PN Cibinong mengeksekusi pengosongan lahan pada hari Kamis, 15 Mei 2025.

Atalarik, melalui kuasa hukumnya, memprotes eksekusi itu karena gugatan sengketa atas lahan tersebut masih berlangsung dan akan diputuskan pada 4 Juni 2025.

Dalam gugatan yang diajukan sejak Juli 2024, Atalarik meminta akta pemindahan hak dinyatakan batal dan dirinya disahkan sebagai pemilik sah mengingat ia sudah membeli tanah tersebut sejak tahun 2000 silam.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @ariksyach

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X