Dia juga mengungkapkan rasa anehnya mendengar bahwa orang harus membayar untuk konten yang diturunkan atau dihapus.
Namun, dia juga tidak membantah mengenai kabar sejumlah outlet yang harus tutup akibat ulah dari influencer makanan.
"Kalau dari aku sendiri, itu aneh sih. Kalau banyak yang hancur secara di sosial media, iya, kalau kita lihat ya," katanya.
Chef Arnold kemudian menceritakan bahwa salah satu temannya yang memiliki outlet makanan harus menutup usaha setelah terkena dampak dari konten yang dibuat oleh Codeblu.
"Dan dia tutup itu karena kena dampak," ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa yang membuat pengaruh semakin besar adalah karena netizen mudah tergiring opini dengan apa yang ada di sosial media dan berpengaruh pada penjualan.
Chef Arnold juga menyebut peristiwa serupa yang terjadi pada salah satu outlet makanan di Bali. Outlet tersebut harus tutup karena pengaruh dari seorang influencer.
Sementara temannya tersebut memilih menutup outlet sambil mencoba menenangkan netizen sekaligus melakukan instropeksi terhadap review yang diberikan.
"Penjualan juga terdampak dan mengalami kehancuran," ujarnya.
Informasi tentang kerugian outlet tersebut didapat Chef Arnold secara pribadi. Pada podcast Chef Arnold juga memberikan contoh kerugian outlet yang terjadi.
Jika misal omset outlet bisa mencapai Rp 2 miliar untuk semua cabangnya, itu kemudian turun drastis menjadi tinggal Rp 100 juta.
Chef Arnold juga menambahkan bahwa dampaknya langsung pada brand yang dibangun.
Akibatnya, seluruh cabang ari brand tersebut ikut terdampak. Temannya juga hampir mengalami kebangkrutan.
Artikel Terkait
Pro-Kontra Bill Gates Jadikan Indonesia Tempat Uji Coba Vaksin TBC Usai Berikan Dana Hibah 2,6 T, Netizen Curiga Ada Motif dan Kepentingan Asing
Tak Puas, Rayen Pono Nilai MKD Beri Sanksi Terlalu Ringan untuk Ahmad Dhani, Minta Maaf Harus Lewat Sidang?
Link Logo dan Twibbon HUT ke-732 Kabupaten Mojokerto 2025, Update Desain Paling Kece untuk Foto Unggahan Media Sosial
Di Tahun Berapa Uut Bambang Sugeng Meninggal? Inilah Profil Sosok Ayah Luna Maya dan Mertua Maxime Bouttier
Tersedia Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2025 dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Kementerian Kebudayaan, Ayo Segera Daftar