Sebut saja, Zayyan Xodiac yang dulu pernah gagal saat ikut audisi pencarian bakat di Indonesian Idol tapi kini sukses dan jadi Idol yang punya jutaan penggemar di Korea Selatan.
Selain itu, ia juga menyoroti Raihan Fahrizal model asal Bandung yang dulu pernah ditolak di Indonesia, namun kini sukses jadi model untuk Louis Vuitton, brand fashion ternama di Paris, Perancis.
Ada pula Rosita Baptiste yang tak pernah lolos ujian jadi polwan karena tak memenuhi syarat tinggi badan. Padahal ia jadi Letkol di Angkatan Darat Amerika Serikat meski badannya mungil dengan tinggi 149 cm.
Ketiga contoh tersebut menunjukkan WNI lebih dihargai di negara luar dan tak dapat kesempatan di negeri sendiri meski punya bakat.
"Makanya hidup kita suram, karena kita salah tempat tinggal, gak laku-laku karena salah negara kayanya," komentar Mei yang membuat kru dalam video ikut tertawa.
Ia juga menyindir perkataan pejabat yang menyebut Kabur Aja Dulu tidak nasionalis padahal PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang bekerja di luar negeri adalah penyumbang devisa negara terbesar untuk Indonesia.
Selain itu, ia juga menyindir lowongan kerja di Indonesia yang tidak masuk akal. Apalagi kini banyak peraturan yang dinilai tidak memanusiakan manusia.
"Coba pikirin lowongan umur 22 tahun, dituntut punya pengalaman 5 tahun, kuliah padahal lulus udah 23-24 tahun, belum ada pengalaman, apalagi nanti kalah sama orang dalam," sindirnya.
"Peraturannya juga tidak memanusiakan manusia. Yang dicari belum nikah padahal kan kalo di luar negeri orang nikah punya anak malah dibayarin," tandasnya.
Di penghujung video, Meisita menyebut negara ini sebenarnya nyaman untuk ditinggali, hanya saja banyak 'hama' yang perlu disingkirkan. Ia menegaskan bahwa yang seharusnya pergi adalah para 'hama' memicu permasalahan, bukan rakyat yang malah terpaksa kabur dari tanah kelahirannya sendiri.
"Aku cinta banget tinggal di Indonesia, orangnya ramah-ramah, makanannya enak-enak, makanya yang diusir hama-hama itu jangan kita yang kabur," ucapnya.
"Kalo kabur kita malah disuruh gak usah balik katanya. Makanya ketika ada penyakit di situlah kita obatin, karena Indonesia itu kuat, masyarakatnya kompak, jadi tetep mau kabur dulu aja?" pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Pesan Bivitri Susanti Saat Buzzer Mulai Bela Pemerintah di Tengah Gencaran Aksi Demo 'Indonesia Gelap': Yang Punya Akal Sehat Terus Melawan!
Demo Indonesia Gelap Yogyakarta, Mahasiswa Tuntut Pemerintah Mulai dari Makan Siang Gratis hingga Isu Pengaktifan Kembali Dwi Fungsi ABRI
Soal Seruan Indonesia Gelap, Ini Pernyataan Prabowo Subianto: Yang Melihat Itu Siapa?
Prabowo Bikin Warganet Meradang! Presiden Panen Kritikan Usai Sebut Serentetan Aksi Demonstrasi 'Indonesia Gelap' Diduga Ada yang Bayar
Netizen Menilai Presiden Prabowo Subianto 'Civil Phobia' Usai Singgung Demo Indonesia Gelap hingga Tolak RUU TNI yang Diduga Bayaran, Apa Artinya?
Fedi Nuril Kritik Prabowo soal Demo Bayaran, Skakmat Buzzer Lewat Video Bagi-Bagi Bansos Cari Dukungan RUU TNI, Netizen Beberkan Fakta Mengejutkan!