SketsaNusantara.id - Pasca dilantik tanggal 20 Februari 2025 mendatang di Jakarta, Bupati Jember terpilih Muhammad Fawait akan langsung fokus pada 6 kebijakan prioritas.
Kebijakan prioritas yang diambil oleh Gus Fawait di antaranya pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, peningkatan ekonomi, penyelesaian tenaga honorer dan beasiswa.
"Setelah kami dilantik dan bekerja ada beberapa prioritas yang segera dieksekusi bersama Pak Djoko, dan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," ujar Gus Fawait saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu 19 Februari 2025.
Pertama, persoalan kesehatan menurut Gus Fawait adalah pelayanan dasar yang harus tepenuhi untuk masyarakat Jember.
"Maka kami akan fokus agar masyarakat Jember yang ingin mengakses pelayanan kesehatan, bisa diakses di seluruh Indonesia dengan memaksimalkan Universal Health Coverage (UHC)," imbuhnya.
Sebab, pelayanan kesehatan di Jember kemarin masyarakat Jember hanya bisa mengakses di puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah saja.
"Dengan adanya UHC ini bisa dilaksanakan se-Indonesia karena banyak warga kita yang bekerja di luar kota, jadi ini salah satu prioritas kami sesuai dengan visi dan misi," jelasnya.
Selanjutnya, persoalan tenaga honorer yang banyak dirumahkan di Jember ini juga akan segera dicarikan solusi.
"Kami di awal pemerintahan nanti akan menyelesaikan persoalan yang kini sedang ramai, baik bagi tenaga honorer yang masuk data base atau tidak dan ini harus dicarikan solusi," ungkapnya.
Kemudian di sektor ekonomi, Gus Fawait akan fokus pada pasar tradisional yang saat ini ada kenaikan retribusi atau karcis pasar.
"Persoalan ekonomi wong cilik ini sedikit banyak direpresentasi pada pasar tradisional, yang mana sejak tahun 2023 lalu retribusi naik hingga 200 persen," pungkasnya.