news

6 Fakta Danantara, Superholding BUMN yang Bakal Kelola Aset Rp9.780 Triliun, Diresmikan Prabowo Subianto dan Diawasi Jokowi

Selasa, 18 Februari 2025 | 11:00 WIB
Momen Presiden Prabowo Subianto mengumumkan tanggal peresmian Danantara (YouTube Gerindra TV)

 

SketsaNusantara.id - Badan Pengelola Investasi Danantara akan segera diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya pada acara HUT Gerindra ke-17, Sabtu 15 Februari 2025, Prabowo Subianto berencana merilis Danantara pada 24 Februari 2025 mendatang.

Danantara dikabarkan akan menjadi superholding BUMN yang membawahi 7 perusahaan milik negara dengan total nilai aset yang dikelola sebesar Rp9.780 triliun.

Baca Juga: Disebut Sebagai ‘Temasek Versi Indonesia’, Ferry Irwandi Beberkan Perbedaan Danantara dengan BUMN Singapura: Fokusnya ROI bukan...

Kabar rencana peresmian Danantara ini membuat publik kembali menyoroti badan pengelola investasi yang diklaim mirip Temasek Holdings milik Singapura ini.

Dari hasil penelusuran tim redaksi, terdapat sejumlah fakta menarik terkait Danantara, salah satunya calon pengawas badan tersebut, yakni para mantan presiden Indonesia, termasuk Joko Widodo.

Dan berikut ini 6 fakta Danantara yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: Apa Itu Danantara? Mengenal Badan Pengatur Investasi yang akan Dirilis Prabowo Subianto, Bakal Pegang Aset 7 BUMN Senilai Ribuan Triliun

1.Makna dalam Nama Danantara

Secara istilah, Danantara merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara yang berasal dari bahasa Sanskerta.

Kata Daya bermakna energi atau kekuatan, sedangkan anagata berarti masa depan.

Sehingga jika diartikan, Danantara bermakna kekuatan masa depan Nusantara (Indonesia).

Baca Juga: Gandeng Forum Humas BUMN, Forum Pimred Indonesia Kampanyekan Lawan Misinformasi dan Disinformasi

Halaman:

Tags

Terkini