SketsaNusantara.id - Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 melalui jalur prestasi atau SNBP tengah berlangsung.
Namun, proses ini diwarnai kekacauan akibat banyak sekolah yang lalai dalam finalisasi data Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS).
PPDS menjadi kunci utama bagi siswa untuk bisa mengikuti SNBP. Jika sekolah tidak menyelesaikan finalisasi data, siswa yang seharusnya memenuhi syarat bisa kehilangan kesempatan untuk mendaftar.
Situasi ini pun menuai protes dari para siswa dan orang tua yang merasa dirugikan.
Hingga batas waktu finalisasi pada 31 Januari 2025, masih banyak sekolah yang belum menyelesaikan proses tersebut.
Panitia SNPMB pun akhirnya memberikan berbagai perpanjangan waktu agar sekolah-sekolah bisa menyelesaikan finalisasi data.
Pada awalnya, panitia SNPMB telah memberikan waktu satu bulan, dari 6 hingga 31 Januari 2025, bagi sekolah untuk melengkapi dan mengonfirmasi data di PPDS.
Namun, hingga tenggat waktu berakhir, tercatat ada 373 sekolah yang belum melakukan finalisasi, yang berpotensi membuat ribuan siswa kehilangan haknya untuk mendaftar SNBP.
Menanggapi kondisi ini, panitia SNPMB memberikan kesempatan pertama pada 2 Februari 2025 dengan mengumumkan perpanjangan melalui media sosial dan laman resmi.
Sayangnya, masih banyak sekolah yang belum merampungkan finalisasi.
Perpanjangan kedua diberikan hingga 5 Februari 2025 pukul 15:00 WIB. Hingga keesokan harinya, sebanyak 297 sekolah telah menyelesaikan finalisasi, memberikan kesempatan kepada 9.438 siswa untuk tetap mengikuti SNBP.