Meski begitu, Komeng tak menampik kebijakan yang dikeluarkan Menteri ESDM terlalu terburu-buru bahkan tak ada komunikasi sebelumnya dengan DPR hingga Presiden jadi ikut kena getahnya.
"Ya, kan Presiden udah bilang sendiri tuh (Menteri ESDM) kebijakannya gak ada komunikasi dulu, tapi ya semua udah beres kan," tuturnya.
Komeng yang terlihat buru-buru lantas melontarkan bercandaan yang membuat semua para wartawan dan anggota DPD RI di belakangnta tertawa.
"Eh gue mau liwat ya, ini ditutup-tutupin emang mau demo? Hidup tuh jalan harus maju, bukan mundur," kata Komeng yang disambut tawa awak media hingga akhirnya komedian 3 anak itu kemudian meninggalkan ruang rapat.
Bercandaan Komeng terkait gas LPG 3 kg mencuri perhatian publik dan seketika ramai kadi perbincangan netizen di media sosial.
Baca Juga: Gas Langka! Lansia 62 Tahun Meninggal Dunia Setelah Kelelahan Antri Elpiji 3 Kg
Candaan Komeng dibanjiri kritikan warganet yang menyayangkan anggota dewan tak bisa membedakan waktu kapan harus bercanda dan kapan waktu harus serius.
Di sisi lain, warganet juga merasa prihatin, pejabat negara seperti Komeng masih bisa tertawa di atas penderitaan rakyatnya yang saat ini makin kesusahan.
"Miris, rakyatnya susah tapi pejabatnya masih bisa ketawa-ketiwi, ya memang bukan kapasitasnya ngomongin soal itu tapi empati dikit lah, harusnya bisa bedain masalah serius sama bercanda?" komentar salah satu netizen.
"Gak lucu! Rakyat lagi kesusahan cari LPG 3 kg sampe ada yang meninggal, situ masih bisa dibuat bercandaan?? plis jangan tone deaf," komentar netizen lainnya.
"Ini masalah serius soal hidup dan mati rakyat, jangan malah dibikin becanda dong. Sekarang keliatan kan pemerintahan banyak diisi oleh orang orang yang tidak kompeten," imbuh netizen lainnya.
Namun, ada juga warganet yang berpendapat bahwa Komeng hanya mencairkan suasana, dan tak ada maksud untuk membuat bercandaan apalagi masalah LPG 3 kg bukan kapasitasnya menjelaskan karena bukan di bidangnya sekarang.