SketsaNusantara.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan inovatif.
Dengan menerapkan strategi pengelolaan berbasis piramida, BRI berupaya menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berdaya tahan.
Dalam diskusi di kanal YouTube Hermanto Tanoko, Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa pendekatan ini membantu bank dalam mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.
“Kami memberikan perhatian besar kepada segmen mikro dan ultra mikro, yang merupakan mayoritas nasabah kami. Dukungan yang kami berikan tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan usaha agar mereka lebih mandiri,” ungkapnya.
Model piramida yang diterapkan BRI terbagi menjadi tiga tingkatan. Segmen mikro dan ultra mikro berada di dasar piramida sebagai kelompok dengan jumlah terbesar dan fokus utama dalam program pemberdayaan.
Di lapisan menengah, terdapat usaha dengan pertumbuhan stabil yang menjadi tulang punggung portofolio kredit BRI. Sementara itu, di puncak piramida, segmen korporasi besar tetap menjadi bagian dari ekosistem perbankan yang mendukung pembangunan nasional.
Baca Juga: Raih Profitabilitas Optimal, BRI Pastikan Keberlanjutan Bisnis Tanpa Menahan Laba
Sunarso juga menyoroti bagaimana perubahan daya beli masyarakat memengaruhi permintaan kredit, khususnya di sektor mikro.
"Ketika daya beli turun, permintaan kredit mikro ikut melemah. Kami meresponsnya dengan menyeimbangkan strategi pembiayaan, termasuk memperkuat penyaluran kredit ke segmen menengah dan konsumer,” jelasnya.
Sejalan dengan transformasi digital, BRI terus mengembangkan layanan seperti BRImo dan BRISPOT untuk mempermudah akses keuangan bagi pelaku usaha di berbagai daerah. Dengan kombinasi strategi piramida dan inovasi teknologi, BRI optimistis dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional secara berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini