“Pengeksposan foto ibu korban kekerasan seksual ini saya lakukan bukan untuk kepentingan sendiri. Tapi tujuannya agar keluarganya yang kehilangan bisa bertemu. Kondisi si ibu memang tak bisa diajak berkomunikasi dengan baik, dan saya beserta pihak-pihak yang membantu, mengalami kesulitan untuk mencari keluarganya. Dengan terpaksa, saya unggah fotonya dan berharap agar keluarganya bisa ketemu,” tulis Purnomo dikutip SketsaNusantara.id dari akun X pribadinya.
Selain itu, alih-alih mengunggah konten soal tugas yang bukan tupoksi polisi, netizen mendesak Purnomo untuk menginformasikan soal pembersihan polisi yang membekingi kejahatan, menangkap setiap pencuri yang dilaporkan, hingga menghukum polisi pemeras.
Baca Juga: Absen di Acara Imlek Keluarga, Ruben Onsu Disebut Lebih Milih Sibuk dengan Desy Ratnasari
Ramainya kritikan hingga hujatan padanya, terungkap juga bahwa Purnomo ternyata memblokir beberapa akun X.
Di antaranya yaitu akun X yang mengirim foto eks Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Kombes Dwi Subagio, dan Kombes Artanto saat konferensi pers soal siswa SMK yang ditembak mati polisi.
Ada pula akun X yang mengaku diblokir, gara-gara mengkritik pemakaian tanda baca pada setiap unggahan Purnomo.
Bukan hanya itu saja, Purnomo juga disebut narsis lantaran mengunggah potongan potret dirinya yang tampil di salah satu koran.
Dalam potongan berita itu, dinarasikan bahwa Ipda Purnomo telah menolong perempuan hamil korban pemerkosaan yang terlantar.
Hingga kini, Purnomo masih menjadi bahan pergunjingan netizen di X.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI