SketsaNusantara.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menutup jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Penutupan jalur tersebut dilakukan imbas adanya longsoran tanah atau gogosan di bawah rel yang disebabkan oleh banjir yang meluap di Grobogan, Jawa Tengah.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak luapan banjir menggerus tanah dan bebatuan di bagian bawah rel sehingga membahayakan bagi kereta api (KA) yang akan melintas.
Terkait hal ini, KAI Daop 8 Surabaya mengambil langkah antisipati dengan melakukan rekayasa rute perjalanan sejumlah kereta api.
Luqman Arif selaku Humas KAI Daop 8 Surabaya, menyampaikan permintaan maaf dan mengonfirmasi penutupan jalur pada Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug-Karangjati akibat banjir yang terjadi sejak hari Jumat, 24 Januari 2025 sekitar pukul 22.25 WIB.
"Terjadi luapan air kembali di sekitar jalur KA sehingga mengakibatkan adanya gogosan. Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, jalur tersebut ditutup sementara,” ujar Humas KAI Daop 8 Surabaya dikutip SketsaNusantara.id dari keterangan tertulis yang diunggah akun Instagram @sekitarsurabaya pada hari Sabtu, 25 Januari 2025.
Akibat penutupan jalur Gubug-Karangjati, KAI Daop 8 Surabaya melakukan rekayasa dengan mengalihkan rute perjalanan beberapa kereta api demi menjaga kelancaran operasional.
Rekayasa ini menerapkan pola operasi memutar yang berdampak pada jarak tempuh perjalanan yang lebih lama dibandingkan rute normal.
Dilansir dari akun Instagram @kai121_ rekayasa dan pengalihan rute kereta api terbagi menjadi dua, berikut rinciannya.
1. KA yang menerapkan operasi memutar via jalur Gambringan - Gundih - Brumbung:
KA 77 Pandalungan (relasi Jember – Gambir)