news

Naas! Mobil Tertabrak Kereta Api di Jember, Diduga Palang Pintu Tidak Tertutup

Jumat, 24 Januari 2025 | 17:37 WIB
Kecelakaan mobil dan kereta api di perlintasan kereta api Pecoro, Rambipuji, Jember (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id– Sebuah kecelakaan antara mobil dan kereta api terjadi di perlintasan kereta api Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jumat 24 Januari 2025 dini hari.

Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil KIA Carens bernomor polisi B 1316 TMI yang tertabrak Kereta Api Wijaya Kusuma sekitar pukul 03.00 WIB. 

Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi karena palang pintu perlintasan tidak tertutup, dan tidak ada bunyi sirene sebagai peringatan.

Baca Juga: Bukan Nekat Terobos? Kepolisian Bongkar Fakta Baru dari Kecelakaan Lalu Lintas Antara Mobil dan Kereta Api di Jember

Hal ini membuat pengemudi mobil, Sakib Bilhak Ali (34), warga Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, tidak menyadari adanya kereta yang mendekat. 

“Saat itu mobil melaju dengan kecepatan rendah dari arah timur dan hendak melintasi perlintasan. Namun, palang pintu dalam kondisi terbuka sehingga pengemudi mengira jalur aman,” jelas AKP Bernadus. 

Namun, situasi berubah dramatis ketika Sakib mendengar suara klakson kereta yang mendekat dengan cepat. Ia langsung membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Sayangnya, jarak kereta yang terlalu dekat membuat benturan tak terelakkan. 

Baca Juga: Ringsek Parah! Sebuah Mobil Tertabrak Kereta Api Usai Nekat Terobos Palang Pintu di Rambipuji Jember, Begini Kondisi Pengemudi

“Pengemudi sempat mencoba menghindar, tapi jarak sudah terlalu dekat. Akibatnya, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah,” tambahnya. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kapolsek Rambipuji, Iptu Eko Yulianto, memastikan bahwa pengemudi selamat tanpa luka serius. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi hanya mengalami syok,” katanya. 

Sementara itu, Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, meminta maaf atas insiden tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika melintasi rel kereta api. 

Baca Juga: PMK Merebak di Jember, Pasokan Kaki Sapi di Pasaran Turun Hingga 80 Persen

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan menghimbau pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan memastikan jalur aman sebelum melintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Cahyo. 

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perawatan dan pengawasan terhadap palang pintu perlintasan kereta api. Penyebab utama belum dapat dipastikan, namun pihak kepolisian dan PT KAI tengah melakukan investigasi untuk mengetahui detail insiden. 

Halaman:

Tags

Terkini