SketsaNusantara.id - Tidak terasa pemerintahan Prabowo Gibran telah mencapai 3 bulan atau 100 hari pertama kerja bersama Kabinet Merah Putihnya.
Kemarin, Rabu (22/1/2025) bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Presiden Prabowo menggelar rapat paripurna 100 hari pertama kerja bersama Kabinet Merah Putih.
Menariknya berdasarkan survey yang dilakukan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios) terdapat beberapa menteri Prabowo Gibran yang justru mendapat rapor merah.
Menteri yang mendapatkan rapor merah artinya mereka yang memiliki kinerja terburuk menurut Celios.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id penilaian kinerja menteri Prabowo Gibran di 100 hari kerja ini berdasarkan pencapaian program, kesesuaian rencana kebijakan dengan kebutuhan publik, kualitas kepemimpinan dan koordinasi, tata kelola anggaran, serta komunikasi kebijakan.
Penilaian dilakukan oleh 95 jurnalis dari 44 lembaga pers yang kredibel serta memiliki pengetahuan yang mendalam terhadap kinerja pemerintah.
Berikut ini adalah 5 menteri Prabowo Gibran yang mendapatkan rapor merah atau kinerja terburuk selama 100 hari pertama kerja menurut survei Celios.
Diurutan pertama ada Natalius Pigai Menteri Hak Asasi Manusia dengan nilai -113 poin.
Dibawahnya ada Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi yang mendapatkan nilai -61 poin.
Wakil Ketua Umum Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menempati posisi ke tiga sebagai menteri dengan kinerja terburuk dengan nilai -41 poin.
Baca Juga: Sinyal Hubungan Makin Dekat? Desy Ratnasari Blak-blakan Punya Panggilan Khusus Ini dengan Ruben Onsu
Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan menyusul diurutan ke empat dengan nilai -36 poin.