Bisnis pria kelahiran Palembang, 9 Januari 1951 ini mulai dilirik publik saat menangani pembangunan Harco Mangga 2 pada tahun 1991 lalu.
Bersama rekannya, Tommy Winata, Aguan membangun sejumlah kawasan elit yang tersebar di Jabodetabek.
Tak hanya itu, Aguan dan Tommy Winata juga mengakuisisi bank Propelat milik ABRI yang nyaris bangkurt dan mengganti namanya menjadi Bank Arta Graha Internasional.
Sebagai pengusaha sukses, Aguan memiliki koneksi kepada tokoh-tokoh penting termasuk pejabat.
Perusahaannya pun kerap terlibat dalam pembanguan infrastruktur hingga proyek strategis negara.
Selain sukses sebagai pengusaha, Aguan bersama sang istri, Lin Liping alias Rebecca Halim juga aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya menjadi Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Kendati tidak diketahui dengan pasti berapa total kekayaan pemilik Agung Sedayu Grup ini, namun berdasarkan laporan Globe Asia tahun 2018, harta Aguan mencapai Rp14 Triliun.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!