Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat menyebut kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp6,3 miliar.
Sejumlah warga mulai menelusuri kembali rumah mereka yang sebagian besar telah habis terbakar, mengumpulkan sisa-sisa perabotan yang masih bisa diselamatkan.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga membuka posko pelayanan administrasi kependudukan bagi para korban kebakaran yang tidak sempat menyelamatkan dokumen penting akibat kebakaran seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan sebagainya.
Peristiwa kebakaran ini pun menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar. Ucapan belasungkawa dan doa dari warganet mengalir seiring dengan tagar "Pray for Kemayoran" menggema di media sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!