"Suami saya dengar, 'kenapa?' katanya. Mungkin dari situ beliau (terduga pelaku) ada ketidaksukaan sama suami saya," ujarnya.
Terduga pelaku, yang dijuluki warga dengan nama "Limbad" karena rambut gimbalnya, dikenal sebagai pribadi tertutup. Ia juga disebut memiliki tubuh penuh tato dan jarang bersosialisasi.
Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku, yang diketahui pernah tinggal bersebelahan dengan rumah korban. Kini, ia telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dari informasi warga, pelaku juga bekerja sebagai kru film.
Fakta demi fakta terus bermunculan, membuat publik menanti keadilan bagi mendiang Sandy Permana. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!