SketsaNusantara.id - Aksi polisi Patwal (Patroli dan Pengawalan) mobil berplat RI 36 beberapa waktu lalu masih menyita perhatian publik.
Video polisi patwal yang menunjuk-nunjuk supir taksi eksekutif saat mengawal mobil RI 36 memicu beragam reaksi.
Salah satu yang membuat netizen geram yakni pernyataan dokter sekaligus penyanyi Tompi.
Lewat cuitan akun X miliknya @dr_tompo pada 9 Januari 2025 lalu, Tompi mempertanyakan protes yang muncul dari sebagian besar netizen atas aksi patwal tersebut.
“Gua kurang paham sama orang-orang yang komplain dengan pejabat (menteri, presiden, wakil presiden atau gubernur dll) yang kalau di jalan pakai pengawal yang ngbuka jalan,” tulis Tompi.
Menurut pelantun tembang Menghujam Jantungku ini, pengawalan patwal untuk kendaraan dinas pejabat saat sedang bertugas adalah hal yang wajar.
“Menurut gue ya, kalau itu dilakukan dalam melaksanakan tugas rasanya pantas lah. Agenda sebegitu banyak, tanpa pengawalan begitu waktu bisa abis di jalan,” tulis Tompi lagi.
Pernyataan Tompi yang dinilai netizen ‘membela’ aksi patwal tersebut pun menuai kontroversi.
Ferry Irwandi, YouTuber yang belakangan dikenal cukup vokal dalam menyoroti hal-hal kontroversia ini akhirnya buka suara.
Mantan pegawai Kementrian Keuangan ini menilai tidak ada gunanya membenarkan fasilitas umum untuk pejabat publik.
“Dok, kalau kurang paham, ayok kita belajar dan paham bareng-bareng kalau nggak ada gunanya belain fasilitas untuk pejabat publik,” tulisnya lewat akun X pribadinya @irwndfrry pada 12 Januari 2025.