SketsaNusantara.id - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali mencuri perhatian publik setelah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi yang terjadi di Pertamina.
Pemeriksaan Ahok oleh Komisi Antirasua ini berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada hari Kamis, 9 Januari 2025.
Video kehadiran Ahok di Gedung KPK seketika ramai jadi perbincangan netizen di media sosial. Ada apa?
Baca Juga: Dukung Pemerintah dalam Ketahanan Pangan, Ketua PWNU Jatim Pimpin Pencanangan Tanam Raya
Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id, diketahui Ahok ternyata diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina.
Sebagaimana diketahui, Ahok pernah menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina periode 2019-2024 lalu.
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, tampak Ahok hadir di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 11.20 WIB.
Ia menjelaskan bahwa kasus korupsi LNG tersebut bukan terjadi pada masa jabatannya sebagai Komisaris Utama, melainkan ditemukan pada Januari 2020, sekitar dua bulan setelah dirinya menjabat.
"Kasusnya sudah ada sebelum zaman saya. Baru ketahuan ketika saya menjabat Komut pada awal 2020," ujar Ahok kepada wartawan dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada hari Kamis, 9 Januari 2025.
Ahok menyebutkan bahwa pemeriksaannya kali ini berlangsung cepat, hanya sekitar satu jam dan tak terlalu banyak pertanyaan karena sebelumnya ia sudah pernah memberikan keterangan terkait kasus ini pada November 2023.
"Ini lebih cepat karena data-data sebelumnya sudah ada. Kan sebelumnya kaya biodata udah diisi ya sekarang cepat sih tinggal mengonfirmasi saja," ungkap Ahok.
"Berapa pertanyaan ya? Nggak banyak sih, karena kan bukan zaman saya itu kan pas kebetulan kami menemukan awal 2020, jadi saya ikut diperiksa jadi saksi," imbuhnya.