Pengunggah mengaku adik korban yang memposting video tersebut lewat akun sang kakak yang tersangkut di HP pribadinya.
“Akun lama dia nyangkut di HP gue, yaudah gue up aja di sini,” tulis akun @romiapril2000.
Korban mengaku pernah melapor kepolisi setempat dengan benjolan di kepala namun diminta untuk saling berdamai.
“Ngga ada bang, pernah lapor polisi malah disuruh damai. Padahal ada benjolan di kepala waktu itu. Ya semoga saya baik-baik aja di sini hehe,” tulis akun @romiapril2000.
Pada video tersebut, korban menjelaskan bahwa dirinya terpaksa mengunggah video tersebut lantaran menurutnya hanya ini yang bisa ia lakukan.
“Pengennya, tapi saya masih waras, jadi cuma ini yang bisa saya lakuin,” tulisnya lagi.
Dalam postingan tersebut, pengunggah menjelaskan bahwa pria bertopi merah dalam video itu stres akibat judi o****e.
Sang pria diduga mengancam untuk membunuh ibu dan adiknya karena terganggu suara musik dari HP saudarinya.
Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasti identitas pengunggah maupun pria di dalam video.
Begitu juga informasi lebih lanjut mengenai kantor polisi yang bersangkutan hingga dugaan laporan yang tak digubris tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!