SketsaNusantara.id - Empat anak di Serang Banten harus hidup saling mengandalkan sepeninggal ayahnya.
Sementara ibunya menikah lagi, dan memilih meninggalkan empat anak kandungnya untuk hidup bersama suami barunya.
Keempat anak yatim itu tinggal di di Kampung Cadas Ngerong, RT19/04, Desa Kadu Beureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Empat anak itu ialah D (11), I (9), AS (7), dan AL (4) yang tinggal di rumah sederhana semi permanen, terbuat dari kayu.
Nasib pilu empat anak yatim ini diketahui dari video yang diunggah Kasubdit Gasum Direktorat Samapta Polda Banten, Kompol Jajang Mulyaman di akun TikTok pribadinya.
“Di rumah inilah anak yatim ini tinggal berempat,” tutur Kompol Jajang Mulyaman, dikutip SketsaNusantara.id pada Selasa, 31 Desember 2024.
Baca Juga: Protektif! Verrel Bramasta Gandeng Tangan Adik Perempuannya saat Liburan: Super Penyayang..
Si sulung D yang masih berusia 11 tahun, bahkan harus putus sekolah demi mengurus ketiga adiknya yang masih kecil.
Tak hanya putus sekolah, bahkan untuk makan, keempatnya hanya mengandalkan kiriman dari ibunya yang hanya sesekali.
“Dikirim sorenya, ya kalau sore nggak nganter itu pagi,” urai D.
Praktis, D dan ketiga adiknya, hanya makan satu kali dalam sehari.
Parahnya lagi, bantuan yang diberikan pada keempat anak yatim tersebut diambil oleh ibunya.