Pergeseran ini mengakibatkan dasar laut naik secara signifikan, memicu gelombang tsunami besar yang menghantam pantai dalam hitungan menit.
3. Gelombang Tsunami dengan Tinggi Puluhan Meter
Selang beberapa menit setelah terjadi gempa, laut sempat terlihat surut dan seketika gelombang tsunami menerjang daratan dengan ketinggian mencapai 20 hingga 30 meter.
Dengan kecepatan sekitar 1,7 km/detik patahan menjalar ambruk dan gelombang tsunami menjalar dari lautan pusat gempa hingga mampu meraih pesisir patai Aceh hanya dalam kurun waktu 6 menit.
Seketika, gelombang menghantam garis pantai Aceh hanya dalam waktu enam menit setelah gempa dengan kecepatan sekitar 800 kilometer per jam.
Dilansir dari situs Pemerintah Provinsi Aceh, gelombang tsunami ini membawa kehancuran masif di wilayah pesisir, meratakan ribuan rumah dan infrastruktur di Kota Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Besar hingga Aceh Jaya hingga beberapa wilayah Aceh Timur seperti Pidie, Bireuen dan Lhoksumawe.
4. Tsunami Menelan Ratusan Ribu Korban Jiwa
Tsunami yang menerjang 20 tahun silam merupakan bencana yang paling mematikan dalam catatan sejarah dan menelan korban jiwa lebih dari 200 ribu orang di Aceh, dengan lebih dari 45 ribu orang dinyatakan hilang.
Tidak hanya itu, sekitar 500 ribu orang kehilangan tempat tinggal, dan 750 ribu orang kehilangan mata pencaharian.
Sebanyak 654 desa di Aceh mengalami kerusakan parah, menjadikan tragedi ini sebagai bencana kemanusiaan yang sangat memilukan, hingga mendapat banyak bantuan dari berbagai negara.
5. 14 Negara Ikut Terdampak Tsunami Aceh
Tsunami yang terjadi tidak hanya menghantam Aceh, tetapi juga menyebar ke negara-negara lain yang berada di kawasan Samudra Hindia.
Baca Juga: KPK Tetapkan Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka, Sekjen PDI Perjuangan: Saya Sudah Siap!