news

Tumpahkan Keluhan Kenaikan Pajak, Jawaban Admin Gerindra Dinilai Ngawur! Tak Mampu Bedakan PPN dan PPh: SDM Rendah

Senin, 23 Desember 2024 | 10:45 WIB
Jawab keluhan netizen soal kenaikan PPN 12 persen, admin Gerindra malah blunder. (TikTok/gerindra)

SketsaNusantara.id - Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen masih menjadi sorotan masif publik, khususnya di media sosial.

Pemerintah sendiri sudah menetapkan pemberlakuan PPN 12 persen per 1 Januari 2025 mendatang.

Tak pelak, desakan terus mengular agar Presiden Prabowo membatalkan kenaikan PPN 12 persen, hingga muncul petisi yang telah ditandatangani ratusan ribu orang.

Baca Juga: Resmi Jadi Seorang Ibu, Gritte Agatha Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Unik Pas di Momen Spesial Hari Ibu?

Namun, sorotan kini tertuju pada akun TikTok Partai Gerindra.

Publik sendiri cukup akrab dengan admin Gerindra yang kerap menjembatani keluhan-keluhan masyarakat di media sosial.

Berbeda, kini justru admin Gerindra disorot karena terang-terangan mendukung kenaikan PPN 12 persen.

Baca Juga: Pecah! Tangis Haru Paula Verhoeven Bersama Kiano dan Kenzo Pada Acara Peringatan Hari Ibu di Sekolah, Netizen: Semangat Mom..

“PPN jadi 12 persen bakal berdampak lagi sama harga sembako, pasti bakal naik semua, apa nggak menyala IRT sepertiku ngatur gaji buruh yang cuma Rp100 ribu sehari,” tulis komentar pengguna TikTok @strobery.

Admin Gerindra pun tampak membalas komentar netizen tersebut.

“Tau nggak sih, kalau bahan pokok nggak termasuk yang kena dampak kenaikan pajak?,” jawab Admin Gerindra, dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @tanyakanrl.

Baca Juga: Siapa Anak Pertama Gritte Agatha? Sosok yang Telah Lahir Bertepatan di Hari Ibu: Selamat Datang di Dunia…

Selain itu, admin Gerindra juga disebut tak mampu membedakan PPN dan Pajak Penghasilan (PPh).

Bermula dari keluhan netizen yang mengaku pendapatannya satu bulan hanya Rp2 juta, dengan kenaikan PPN 12 persen tentu akan memberatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Halaman:

Tags

Terkini