news

Siapa Rektor UIN Makassar? Ini Profil Hamdan Juhannis yang Ramai Jadi Sorotan Imbas Kasus Uang Palsu, Ternyata Punya Kekayaan Sebesar Ini

Senin, 23 Desember 2024 | 07:30 WIB
Potret Prof. Hamdan Juhannis, Rektor UIN Makassar yang jadi sorotan imbas terungkapnya 'pabrik' uang palsu di kampusnya. (Instagram/hamdanjuhannis)


SketsaNusantara.id - Nama Prof. Hamdan Juhannis belakangan ini ramai diperbincangkan publik setelah kasus pembuatan uang palsu (upal) di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, terungkap.

Sebagai rektor, Prof. Hamdan berada di tengah sorotan, baik kritik maupun pujian. Publik menyoroti keberaniannya membantu polisi membongkar keberadaan pabrik uang palsu di kampusnya.

Namun, mahasiswa sempat memprotes agar ia mundur dari jabatannya. Meski begitu, pihak kepolisian menyebut bahwa Prof. Hamdan memiliki peran besar dalam pengungkapan kasus ini.

Baca Juga: Viral di Instagram dan Tiktok, Momen Romantis Omara Esteghlal Bersama Prilly Latuconsina, Resmi Pacaran?

Kapolres Gowa mengungkapkan bahwa Prof. Hamdan sangat membantu aparat dalam menemukan lokasi pabrik uang palsu yang beroperasi di Perpustakaan Kampus UIN Alauddin Makassar.

Menurutnya, jika bukan karena bantuan Prof. Hamdan, proses pengungkapan bisa memakan waktu lebih lama. Pabrik upal tersebut diketahui sudah beroperasi selama 14 tahun, dengan memanfaatkan sistem keamanan dan teknologi canggih hingga sulit terdeteksi.

Prof. Hamdan menunjukkan komitmennya untuk menjaga kampus dari praktik tercela dan melanggar hukum. Perannya ini menuai apresiasi dari aparat kepolisian, meski ia tetap harus menghadapi sorotan tajam dan protes dari berbagai pihak termasuk para mahasiswanya.

Baca Juga: Dea Lestari Viral karena Menjabat Sebagai Kepala Sekolah, Ternyata Begini Sosoknya yang Berbakat dan Penuh Pengalaman

Dilansir SketsaNusantara.id dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau PDDikti di situs Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikti Saintek RI), berikut profil singkat Prof. Hamdan Juhannis.

Prof. Hamdan Juhannis lahir pada 31 Desember 1970 di Desa Mallari, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kehidupannya sejak kecil penuh tantangan. Ayahnya meninggal dunia ketika ia masih belia, meninggalkan ibunya yang buta huruf dan menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai penenun kain sarung sutra untuk menghidupi keempat anaknya.

Baca Juga: 5 Tips Liburan ke Wisata Viral di Mojokerto! Ada New Zaeland di dalam Dusun, Pas Banget untuk Liburan Natal dan Tahun Baru 2025

Meski berasal dari keluarga sederhana, Prof. Hamdan memiliki semangat luar biasa. Hamdan muda berjualan roti dan menjadi buruh bangunan untuk bisa membiayai dan menyelesaikan pendidikannya.

Hamdan berhasil meraih gelar S-1 dari UIN Alauddin Makassar pada tahun 1993 dan mendapatkan beasiswa untuk studi master di Islamic Studies, Universitas McGill, Kanada, hingga meraih gelar Ph.D. di South East Asian Studies, Australian National University (ANU), Canberra.

Karier akademiknya dimulai pada tahun 1996 sebagai dosen di UIN Alauddin Makassar. Berkat kegigihannya, ia diangkat sebagai Guru Besar Sosiologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di kampus yang sama.

Halaman:

Tags

Terkini