SketsaNusantara.id - Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden akhirnya buka suara tentang keputusan PDI Perjuangan, yang memecat dirinya dari keanggotaan.
Pernyataan tentang dirinya dikeluarkan dari partai berlambang banteng tersebut, ditanggapi dengan datar olehnya dan disinggung pula dalam acara Pelantikan Pusat Pemuda Katolik di Jakarta.
Melalui sambutannya, Gibran membuka pidatonya dengan menyentil posisinya yang kini tak berpartai dan baru saja dipecat serta disamakan dengan Ketum Pemuda Katolik Stefanus Gusma.
"Selamat kepada ketua dan jajarannya yang telah dilantik, sebenarnya Mas Gusma ini senasib dengan saya dan baru aja dikeluarkan dari partai," ujar Gibran disambut riuh para hadirin.
Kemudian, putra Jokowi tersebut menjelaskan bahwa perbedaan adalah hal biasa dan pernyataan ini diarahkan pada sikap politik Gibran yang bersebrangan dengan PDI Perjuangan.
"Tapi bapak ibu, saya mengingatkan bahwa perbedaan ini hal yang biasa dan menjadi warna dalam demokrasi," jelasnya.
Apalagi, Gibran juga memuji pidato Ketum Pemuda Katolik yang akan merangkul semua pihak meski dalam perbedaan afiliasi politik.
"Tadi saya senang dengan statemen ketua bahwa akan merangkul dan mengajak semua pemuda, karena pemuda harus bersikap berani dan merangkul mesti memiliki perbedaan background atau afiliasi politiknya," tegasnya.
Sementara itu, Gibran setelah mengantar Presiden Prabowo ke bandara, dirinya kembali ditanya soal tanggapan tentang pemecatan dari PDI Perjuangan.
"Ya kami menghargai dan menghormati keputusan partai dan saat ini saya fokus membantu Presiden Prabowo," ungkapnya.
Saat ditanya tentang kemungkinan dalam waktu dekat segera memilih untuk masuk partai tertentu, pihaknya masih enggan memberikan penjelasan.