"Waktu itu ibunya sempat ditelpon sama pelaku karena saya gak mau antar makanan ke kamarnya, terus ibunya hilang 'lu punya kaki jalan sendiri lah', akhirnya anaknya itu ngamuk," ucap DA.
"Sudah berkali-kali anaknya kalo marah sampe lempar barang kadang sampe saya terpojok dan Bapaknya sempat menarik pelaku suruh saya cepet pulang," imbuhnya.
"Kejadiannya memang agak parah dia banting kursi, saya juga dilempar pake loyang sampai ada luka robek di kepala. saya tegaskan lagi, melayani pelaku bukan tugas saya karena saya hanyalah seorang kasir di toko tersebut," pungkas korban.
Korban pernah melapor ke polisi pada bulan Oktober 2024 lalu, tetapi DA belum menerima informasi apapun dan pelaku sempat menjalani pemeriksaan tanpa ada perkembangan kelanjutan laporannya.
Sementara itu, George Halim kini telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta sejak hari Sabtu, 14 Desember 2024.
Kapolres Jakarta Timur menyebut status George, anak bos toko roti yang dilaporkan atas kasus penganiayaan itu statusnya masih sebagai saksi dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!