"Pertama si pelaku melakukan profiling kepada korban," ungkapnya.
"Yang dicari adalah perempuan apakah itu anak-anak atau perempuan muda yang sedang duduk sendirian di taman, dengan asumsi perempuan itu sedang galau, Agus pun masuk," imbuh Joko.
Pertama Agus Buntung akan menunjukkan keibaan dengan memanfaatkan kondisinya sebagai disabilitas.
Ketika target berhasil muncul rasa iba kepada pria asal NTB tersebut. Kemudian Agus mengaku sebagai orang yang pandai memberikan solusi.
Sehingga para korban akan bercerita hal sensitif kepadanya. Lantaran korban sudah mulai meletakkan kepercayaan kepada Agus.
Saat itu lah Agus Buntung menggenggam hal sensitif yang diceritakan para korban. Digunakannya untuk mengancam korban jika tak ingin diajaknya untuk melakukan hal tak senonoh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!