Bagi sebagian orang, tradisi "laku ndhodhok" mungkin dianggap tidak sejalan dengan prinsip-prinsip modernitas yang menekankan martabat manusia.
Namun, bila dilakukan dengan pemahaman yang tepat, budaya ini tetap bisa menjadi sarana pendidikan karakter, khususnya dalam lingkungan pesantren yang sangat menghargai tata krama.
Tradisi "laku ndhodhok" yang diajarkan di Pesantren Ora Aji menjadi refleksi penting tentang bagaimana budaya lokal diterapkan di tengah era modern.
Meskipun menuai pro dan kontra, tradisi ini memiliki nilai positif dalam mendidik kesopanan dan penghormatan.
Namun, penerapannya perlu dilakukan pendekatan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau dianggap sebagai praktik yang merendahkan manusia, sehingga budaya khas Jawa ini dapat terus dilestarikan di zaman modern seperti sekarang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!