“Ra do kerjo po? (nggak pada kerja apa?),” tulis akun X @haryantxxx.
“Nganggur lek,” timpal akun X @Syuzvxxx.
“Bayaran piro yo kiro-kiro (bayarannya berapa ya kira-kira),” tulis akun X @wisnusiplxxx.
“Santri kok di jalanan, mau ngapain?,” tulis akun X @Maudy_Apxxx.
“Gila men. Tuhan bukan, Nabi juga bukan, disebut pemuka agama juga menurut gua bukan wkwkwkwwk. Gapantes banget pemuka agama begitu, ni juga santri2 stop lah di bodoh-bodohin gus2 an gini, dah saat nya kalian melek dan cancel hal²/statement² buruk dari miftah dan kroni2nya,” tulis akun X @thepainsoftbpxxx.
“Mereka bukan santri, mereka preman bayaran yg bisa jadi apa aja, tergantung kasus yg dihadapi, bisa jadi aliansi pembela NKRI, bisa jadi aliansi pelindung Pancasila, Pelindung HAM tergantung kasus, yg jelas berlawanan sama masyarakat,” tulis akun X @simpansxxx.
“Infonya yg ikut ini dibayar 100k per orang,” tulis akun X @bey0urxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI